Kamis, 22 Desember 2011

>>LOSE


Tepat pukul 11.00wib dalam sudut ruang nyata..
aku memaki waktu, aku memaki denting,
aku memaki jiwa yg terborgol oleh bias maya..

Hah,, lagi lagi harus saya lalui semua yang menjadi mimpi buruk beberapa minggu ini...
sosok yang tak dapat lagi ditemui oleh beberapa pengharapan sempurna dalam jeruji dunia..
Apa sih yang dicari?

Lebih baik mati terbawa jaman yang tak lagi memiliki simpati.



Rabu, 14 Desember 2011

My Soul of Sephia

ingin menyerah sebelum masanya

ingin menggerogoti kata yang mulai putus asa

ingin memeluk badai hingga tenggelam

harus sampai dimana sebuah perjalanan yang tak kunjung usai

saat langit mulai kelabu dan matahari mulai layu

saat pelangi enggan menyapa dan hujan menyelimuti dengan bahagia

ya.. Lelah

itu saja

Senin, 12 Desember 2011

Tak ada bulan tak ada matahari tak ada penampang tak ada sinar

tubuh merajut kehangatan, hampa sendiri, sunyi,

Jemari menata abjad, layar flat yang terjamah,

Kamis, 08 Desember 2011

Long Last

Menyambut pagy dengan tarian derai air yang serentak turun dari langit,,Tarian yang membawa hawa yang merasuk hingga ke sela2 persendianku,, memeluk erat kain yang lembut dan menghangatkan tubuh,, yaa, dan pada akhirnya embun kembali datang melalui resapan kaca di balik jeruji tralis kamar ini...
Dengan mimpi yang menoreh cerita pda lembar usang yang tak nyata, tak dapat ku sentuh dan ku raih sehingga saat ku membuka mata, smw hampa..

Tak ada matahari pagi ini, seperty harap yang selalu saja menghampiri hati dalam kesunyian jiwa.. Entah dimana saya cari lagi puing2 dulu yang pernah menyatu n menjadikan mentari itu ada.

Ingin mengejar pelangi, yang tak dapat tergapai saat aku membuka mata,, ingin mencubit awan yang tak dapat ku rengkuh dengan segala puing di dasar kalbu,, ingin memeluk hujan saat semua tercecer n tak dapat ku rangkai dalam satu

hanya ada desau angin, rintik gerimis, kemilau senja, sunyi malam, kerlip bintang dan selengkung bulan yang menemani saya disini…  




Lalu kmana seorang diri ini berlari??

Hanya menapaki sebuah jaman lapuk yang tak ada lagy kemarau..

Seperti kehidupan sunyi yang tak berdampingan dengan merpati

Dan aku mulai berubah menjadi puisi

Kubiarkan sajak menyetubuhiku

Kujeritkan tentang rasaku

Sembari kunikmati setiap jengkal saat bersenggama dengan kata


Jumat, 11 November 2011

Antara Lauhul Mahfudz-Manusia-Dunia-Akhirat

Percakapan malam ini.. 22.00WIB.. membuka sebuah perbincangan tentang huru hara manusia, perubahan adat menjadi budaya,,dan menghapus pembelajaran agama menjadi sebuah hadis hadis secara tersurat...dan mlupakan ajaran yang mengajarkan untuk merenungi kembali perbuatan kita secara tersirat..

Saya termenung mendalami perbincangan hangat malam ini,, saya simak, selami, resapi setiap bait kata yang terucap. Manusia saat ini hanya belajar secara tersurat, tapi sulit mempelajari pembelajaran diri sendiri secara tersirat. Dunia ini, yang dikata seorang pujangga adalah fatamorgana, yang dikata seorang penyair adalah sajak sajak surga, yang dikata manusia adalah indah. Tapi tidak bagi kita yang mempelajari semua ciptaan Allah ini secara tersirat.

Lauhul Mahfudz yang selalu didengungkan sebagai kitab perjalanan hidup kita sebelum kita mlangkah. Tanpa kita sadari adalah, jika menyingkronkan dengan pemikiran akal, sebelum kita melangkah dalam dunia ini, sebelum kita dilahirkan, kita telah hidup sebelumnya dalam catatan kehidupan LAuhul MAhfudz.

Dunia ciptaan Allah tampak indah, sempurna, menjanjikan manusianya untuk terlena, tapi sebenarnya tanpa kita sadari dunia adalah nerakamya dunia. Keindahan yang terlihat sebatas pelupuk mata adalah neraka (ujian manusia), kemewahan dunia yang menjanjikan manusianya hidup bahagia adalah neraka (ujian manusia). Kemudian dimana surga yang sesungguhnya?? Bagaimana saya harus meraihnya? Apa yang saya harus lakukan?

Solat, membaca Al Quran, mempelajari hadis, mempelajari kandungan yang terdpaat dalam Al Qur'an merupakan pembelajaran tersurat yang selama ini saya selami. Tapi tanpa saya sadari adalah pembelajaran diri secara tersirat. Merenungi semua yang saya perbuat, mengoreksi diri, bercermin kembali setiap hari tentang apa yang telah saya lakukan selama ini. Kekurangan-kekurangan yang menuju dosa-dosa kecil hingga tanpa saya sadari melebihi gunung , melebihi air dilautan, melebihi ikan yang tersebar di samudra.

Astaghfirullahal'adzim.. sebegitukah lalainya saya.. banyak manusia dalam dunia ini dengan sosok manusia, tapi wujud asli mereka bukan seperti manusia. Kenapa? karena mereka kurang bercermin akan kekurangan sikap, sifat pada diri mereka sendiri. Yang diburu dalam dunia ini adalah kebahagiaan sesaat, menggenggam kesenangan dunia dan melupakan janji janji Tuhan yang pasti.

Astaghfirullahal'adzim.. semoga saya bukanlah termasuk sebagian golongan2 tersebut tadi y Allah..

Masih pada beberapa percakapan yang sedikit saya lupa.. tapi saya mulai memahami..mungkin jika saya menuangkan di dalam entri tidak akan habisnya.. Tapi y allah, ijinkan saya untuk  ihdinasyshiratalmustaqim,,

dan kalimat penutup yang saya lakukan sperti yang diajarkan pertamakali dr dalam hati adalah Allahhuu.. Allah (dengan menarik nafas kita) huu ( kita ucapkan tanpa suara seperti membuang nafas kita).. cobalah, itu mebuat saya sedikit tenang, sll mengingat Allah.

dan satu hal lagy adalah sll ingat janji kita kpd Allah.
innasholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil a'lamin.

trimakasih y Allah atas sebagian pembelajaran malam ini..
dan sesungghunya hidup dan mati kita adlah sebuah pembelajaran.. ^_^

Jumat, 28 Oktober 2011

Senja kini mulai mendung,, kembali lagi menunggu pagi..
Menunggu dalam lorong-lorong itu...
Menunggu dalam labirin labirin penuh doa..
Saat ia mulai menghilang dalam seberkas cahaya putih..

lantunan ini tak akan pernah padam..
Seperti hujan yang menggetarkan alam,,
Saat semua berdoa dan aku tersenyum mengiringinya..

Saat semua terlelap, aku tergugah kembali untuk melakukan sujud panjang pada sepertiga malam..
Terkadang lelah, sangat lelah menjalani semua proses, sandungan, hujan, badai, yang berharap mendatangkan kebahagiaan,,
Lelah terus menerus seperti ini..

Ingin melepas taun yang sangat panjang..
Penuh cobaan, ujian, rintangan, tangis, tawa,
Ingin terlepas dari semua...



Tapi hujan tadi malam melarutkan semua rasa itu..
Datang dengan lantang saat rinduku mulai basah...

Menemani mimpi hingga embun berganti sinar mentari..
Merayu segala topangan ku yang mulai lapuk untuk tetap bertahan..
Bertahan dalam sebuah proses
Bertahan dalam poros dunia yang entah berputar tiada henti
Bertahan dalam kehidupan yang semakin meronta..

Minggu, 23 Oktober 2011

Be Your Self ^_^

Menjadi karang-lah, meski tidak mudah. Sebab ia ‘kan menahan sengat binar mentari yang garang. Sebab  ia ‘kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia ‘kan melawan bayu yang keras menghembus dan  menerpa dengan angin yang coba membekukan. Sebab ia ‘kan  menahan  hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia ‘kan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus. Sebab ia ‘kan tegak berhari-hari,bertahun-tahun, beradab-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.
Pohon
Menjadi pohon-lah yang tinggi menjulang, meski itu tak mudah. Sebab ia ‘kan tatap tegar bara mentari yang terus menyala tiap siangnya. Sebab ia ‘kan  meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia ‘kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia ‘kan berikan bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan memberikan tempat naungan bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.
Paus Biru
Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit kecipaknya, ia akan menggetarkan ujung samudera. Sebab besar tubuhnya ‘kan menakutkan musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.
Elang
 Menjadi elang-lah, dengan sgala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala penjuru. Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh. Sebab ia harus kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.

Melati Putih
Menjadi melati-lah, meski tampak tak berwarna. Sebab ia ‘kan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab  ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karna pahami hakikat hidupnya.
Mutiara
Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudera yang dalam. Sebab  ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah di pandang mata. Sebab  ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang hitam.
Kupu-Kupu Biru




Menjadi kupu-kupu-lah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses yang sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari sgala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.

Karang akan  hadapi hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang. Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan tak pernah lelah untuk terus mengembara dengan  bentangan sayapnya. Paus akan menggetarkan samudera hanya dengan sedikit gerakan. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu berusaha menaungi. Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaanya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain  dengan sgala kecantikannya. Kupu-kupu berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan. Mutiara tak memudar kelam, meski pekat lingkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.
Tapi karang menjadi kokoh dengan sgala ujian. Elang menjadi tangguh, tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnya dalam luas samudera. Pohon tetap menjadi naungan meski ia hadapi beribu gangguan. Melati menjadi bijak dengan dada yang lapang dan  justru terlihat indah dengan sgala kesederhanaannya. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan panjang dalam kesendirian.
Menjadi apapun dirimu..., bersyukurlah selalu. Sebab kau yang paling tahu siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatannmu. Sebab kau  sadari kelemahanmu.
Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi, tetaplah  sadari kehambaanmu.
(Anonim)

Kupu - Kupu Berwarna Biru

Rasa cinta seperti gas yang mengisi gelembung udara yang berwarna-warni agar bisa terbang ke langit. Dan rasa sakit serta patah hati adalah tekanan yang membuat gelembung udara itu bisa mengembang dan mengisi seluruh ruang di dalamnya dengan perasaan cinta yang lebih luas dan lebih tulus. Ini semua adalah rangkaian yang dapat mengisi ruang di dalam hati kita. Tidak peduli siapapun dirimu, apapun kualitas luarmu, yang terpenting adalah kualitas di dalam dirimu.

Seperti gelembung-gelembung yang bercahaya, lepaskan segala bebanmu, biarkan rasa sakit dan luka-luka itu menguap dari hatimu dan terbang ke langit. Lepaskan semua rasa sedih, kecewa dan sakit di dada. Belailah rasa sakit itu dengan lembut, keluarkan dia dari dalam hatimu dengan hati-hati, selimuti luka itu dengan selubung waktu dan biarkan waktu yang akan menyembuhkan luka-luka yang masih tersisa di dalam dirimu...


Milikilah rasa Syukur, ketulusan dan keikhlasan. Seperti seberkas cahaya yang ada di dalam diri, keikhlasan adalah harapan baik yang nyata.Keikhlasan adalah buah dari ketulusan.Jika Anda tulus, maka akan sangat mudah untuk ikhlas dan ketika sudah ikhlas yang tersisa hanyalah rasa syukur kehadapanNya.



Tiga hal ini akan menimbulkan ketenangan di dalam hatimu. Ketenangan dan kenyamanan yang membuat dirimu dapat berpikir jernih dan memandang hidup lebih luas. Hidup ini Indah, jika kamu benar-benar meyakininya dengan sepenuh hati. Dengarkanlah kata hatimu, nyalakanlah cahaya dari dalam dirimu, sekecil apapun itu, lama- kelamaan cahaya itu pasti akan bersinar terang dan menerangi jalanmu.


.•´¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸.•´ (¸.•´ .•´ ¸¸.•¨¯`•.❀✿ ƸӜƷ ƸӜƷ ƸӜƷ ❀✿
LEPASKANLAH BEBAN DI DALAM HATIMU
BAGAIKAN HEMBUSAN NAFAS YANG MENERBANGKAN KUPU-KUPU BERWARNA BIRU


The Lightseeker

Tidak selamanya awan gelap itu buruk, walaupun membawa mendung yang menyebabkan hujan dan terkadang disertai suara guntur dan petir, semuanya itu adalah proses alam untuk membersihkan langit dan bumi.
Ketika hujan turun, langit akan dibersihkan dari segala kotoran dan debu, dan bumipun akan menerima guyuran air hujan yang menyegarkan.

Tanaman akan terasa lebih segar saat hujan dan beberapa makhluk merayakan datangnya hujan dengan suka cita. Hal ini memberi makna bahwa di balik mendung tersimpan suka cita dan kegembiraan. Terkadang kita bisa melihat pelangi setelah hujan. Dan Pelangi hanya dapat muncul ketika langit dibasahi oleh tetesan hujan.


“Betapapun menyedihkan dan memilukannya kehidupan kita saat ini, jangan menyerah dan jangan putus asa. Bertahanlah, sebisa mungkin bertahanlah. Dengan sisa-sisa tenagamu dan harapan akan masa depan yang lebih baik, bertahanlah. Demi semua orang-orang yang menyayangimu dan atas nama sang pemilik kehidupan, bertahanlah.”



Apa yang kau cari, sedang mencarimu
jangan bersedih, segala yang hilang darimu
datang dalam bentuk lain
Seperti celah-celah retak dalam kehidupan
Luka, sakit hati dan patah hati
adalah tempat di mana Cahaya dapat memasuki jiwamu
Di mana ada reruntuhan
di sana ada harapan terdapatnya harta karun
Abaikan apapun yang membuatmu takut dan bersedih
Bertahanlah dengan segenap kekuatan
Miliki keyakinan kuat akan masa depan yang cerah.

Semoga malaikat mengirimkan yang terbaik untukmu,
dimanapun kamu berada, dalam keadaan apapun kamu saat ini...

Setiap orang pernah merasakan kegelapan hidup, setiap orang pernah berada di lembah itu, lembah yang curam dan dalam. Beberapa orang menyerah, namun hampir semuanya sanggup bertahan dan mencoba mendaki jurang itu, setapak-demi setapak, dengan keyakinan yang kuat dan harapan, mereka sanggup melampaui jurang itu dan akhirnya mencapai dataran tinggi dimana sepanjang mata memandang terhampar langit yang luas. Langit yang luas dan tak terbatas ini adalah langit yang berada di dalam diri kita, potensi dan kemampuan yang baru kita sadari setelah melewati gelap dan suramnya hidup...

Light for The World-Lightseeker

Biarpun dunia terasa berat dan tidak adil, penderitaan dan sakit yang tak tertahankan,..

Walaupun dunia gelap dan masa depan tampak suram, walaupun untuk bernafaspun terasa sesak di dada, BERTAHANLAH..!!!  

Jalannya kehidupan itu tidak ada yang pasti. Apa yang kita rencanakan terkadang yang terjadi malah sebaliknya. 
Apa yang kita pikirkan biasanya berbeda dengan kenyataan.
Hidup tidak selamanya indah, namun bagaimanapun, walau apapun kenyataan yang ada, tetaplah memiliki keteguhan hati dan semangat hidup yang tinggi. 



Setiap peristiwa menyedihkan dan menyakitkan hati membukakan pintu-pintu wawasan dan pemahaman. Tidak ada yang perlu disesali ataupun menyerah akan kehidupan. 

Hadapi penderitaan yang datang dengan hati yang lapang. Hadapi dgn senyuman yang teduh, memang menyakitkan tapi luka-luka itu sama halnya seperti luka yang dibuat oleh seorang dokter untuk menyembuhkan penyakit yang ada di dalam dirimu. 



Luka-luka itu menyembuhkan jiwa. Seperti celah-celah retak, justru dari sanalah cahaya bisa masuk dan menerangi jiwa kita di dalam. Kenalilah dirimu sendiri, maka dirimu akan mengenal alam semesta. Satukan hatimu dengan Sumber cahaya yang menggerakkan alam dan juga dirimu. Ikutilah cahayaNya dan dengarkan suaraNya di dalam hati nuranimu.



Me and Little Butterfly

Langit kini jingga.. Anginnya semilir rendah dengan suasana sederhana,, mungkin malam ini udara sedang bersahabat.. menciptakan bait kata dalam kerumunan rasa yang menggumpal..
Sedikit membuka perbincangan dengan sajian yang berselera. Walau telinga slalu sedia untuk menampung bongkahnya.

Kehidupan ini ,, singkat, sarat makna..
Roda kehidupan ini, berputar pesat menurut rotasinya...
dan bahwasanya aku tidak sendrian berjalan dalam dunia fana..
banyak yang mengalami hal-hal yang tak dapat dikira oleh logika..
Terutama perjalanan kehidupan ku dan kupu kecil malam ini..

Tapi, semua itu sarat akan pembelajaraan yang berharga...



Aku menemukan kupu kecil yang malang..
Dalam tumpukan jeraminya, ia terbawa arus hingga ke dermaga..
Ya, dan aku menemukannya malam ini..
Dengan segudang bongkah yang  menerpanya..
Datang dengan senja berkabut kelam dimatanya..

Kupu itu tak memberikan banyak kata, tapi aku dapat membacanya..

Tuturnya terbata, dan dengan sabar aku menuntun abjadnya seperty puzzle yang tercerabik rasa..
Berharap kupu kecil itu kembali ke sarang yang nyata, tak terperosok semakin dalam pada jemari jemari yang menyayat nya..

Mungkin senja tadi memberiku sekali lagi pemahaman yang pasti.. membukakan hati yang sempat terkunci rapat, dan entah harus saya letakkan dalam labirin yang mana..

tapi labirin kali ini aku temui.. ditempat persujudan ku yang panjang, dimana aku slalu mempertanyakan atas masa lalu yang seharusnya tak berulang kali aku pertanyakan.. bahwasanya semua ini adalah soal untuk mengukur seberapa besar tingkatanku untuk mampu kembali kepadaNya..



Kupu kecil itu juga butuh waktu.. kelak ia dapatkan tempat yang selayaknya dan kembali dalam perputaran masa yang nyata. Dimana ada kedamaian abadi yang tak perlu lagi disesali..

Maka dapat ku simpulkan bahwa,,malam ini aku blajar meyakini satu hal "Kenyataan tak selalu indah, tapi selalu ada keindahan dibalik setiap kenyataan"
Kita adalah sama.. makhluk Tuhan yang penuh dosa dan ujian.. Aku dan kupu adalah sama, sebuah karya dari tangan sang pencipta ,, hanya dengan soalan dalam kehidupan yang berbeda..


Semangat yaa..
Allah always beside me,, and you ^_^ trust me

Jumat, 21 Oktober 2011

Rinduku bagai gemericik rintih hujan yang tak kunjung reda..
Bagai bau masa yang terlintas di udara..
Bebas lepas tapi entah tak kutemui raganya...

Dalam doa aku berharap,, ia akan slalu baik-baik saja..

Senja kini mulai memudar, menoreh mendung..
Mendung dengan hawa yang tak pasti..
Anginnya semilir, tapi hangatnya khas..



Seperti hati yang mengambang dalam rasa yang tak tentu arah..
seperti pikir yang terhenti pada labirin yang tak kunjung ku temui jalan akhirnya,,,
Dan pada malam pengharapan yang sempurna,
Dengan kata terbata, aku pasrahkan semuanya..

Hanya menunggu waktu yang memberi kesempatan sekali lagy dari Sang Pencipta



Hingga jalan ini menjadi gersang, dan matahari lelah terbit..
Hingga daun berguguran dan musim dingin pun datang,,
Tapi.. hari ini...
entah kapan musim semi berganti...





Rabu, 19 Oktober 2011

Rinduku terbebas dari belenggu waktu..
Memutar bulan sabit melengkung indah..
Seindah rasa yang tertanam sejak lama..
Walau pernah tergores bongkah,,,
Tapi hari ini aku bisa menghirup bau asa,,



Asa pengharapan yang baru,,
Seperti pijakan tanah segar yang tersiram hujan tadi sore,.
Lepas dari segala penat yang tak ingin beranjak..
Baunya masih sama..
Seperty pertamakali aku mengenalnya...

trimakasih rasa..
karna aku mencintainya..



Senin, 17 Oktober 2011

Tarian Bahagia Di Bawah Rinai Hujan

Rindu ini bagai tarian penghambaan yg sempurna kepada Sang Pencipta. Dalam kurun waktu yang berjalan, hening dalam kebisuan, sesak dalam hirup  pengap pada pojok ruang yang menguras habis sgala denyut nadi sehingga menjadikannya labil, aku merindukan hujan.



Rinai hujan yang membebaskan segala kekecewaan terpendam dalam sebuah bongkah dan hanya aq yang mampu menjamah dunia ku seperti senja yang tak kunjung melintangkan pelangi warna..



Seperti embun yang membebaskan sgala pikir ku yang mulai layu, melepaskan dari kurungan penat, lelah dan letih,,tp aku masih mampu tersenyum dan bangkit untuk orang2 yang slalu dihadirkan Tuhan dalam menjaga genggaman bahagia.

Aku bahagia atas berkat Tuhan yang dihadirkan untuk membasahi pijakan tanah ini. Serasa ringan saat aku turut berlaga dalam rinai hujan. Serasa sendiri ku nikmati bersama suara gemericik yang menggembirakan,, Membebaskan bongkah skali lagy saat aku mulai meneteskan air mata. Serasa menyatu dengan tarian bahagia yang tak dapat terlihat dan terjangkau oleh sekitar.Menyatu dalam rintik yang menusuk raga.

Bagai bocah yang tak kenal lelah bermain dan menari dalam tarian bahagia dibawah rinai hujan yang sempurna.



Sangat sempurna...

Sesempurna rinduku dalam rinai hujan yang berakhir dengan embun segar penyejuk jiwa.

Trimakasih Tuhan.  atas selipan rasa yg ada ..

HARIMAU BERBULU DOMBA.!

Denting pagi ini merajuk dalam ruang nyata. Suhu yg menyita, sesak bagai kamar yg penuh dengan barang. Sumpek bagai sampah menumpuk dalam sudut ruang. Yaa, hawa malam ini, Jogja panas sekali...Tapi tidak untuk hati yang menetap dalam sudut pojok labirin. Berdetak labil, saat menatap paras mungil dalam layar flat maya ku...
Sedikit rasa terusik dalam benak yang ingin menerkam sgala caci n maki...Kata2 itu jelas sekali, tp apa layak untuk diutarakan sedemikian rupa dalam pilar maya yg dimiliki? tak mengapa jika rasa itu tak diterima n berubah jadi membenci, tp layak kah tutur mu mengumbar sgala aib, caci, maki , memutar balikkan semua fakta yang ada..

Jahat sekali pikirmu, licik sekali lidahmu, hingga tak ada lagy yang ingin ku ungkap dari dirimu. Stiap manusia melakukan perubahan tidak hanya dari kmauan, tp juga menurut orang yang ada disekitar.
AKu tidak pernah menuntut mu untuk mengerty siapa aku, untuk menghormati setiap keputusanku, untuk mensuport aku,, gak, aku g butuh sama sekali semua itu dr kamu kalao pada akhirnya MULutmu seperty perempuan yg suka menggosip,, justru lebih parah dari sifat seorang perempuan,, pengumbar fitnah,pengumbar aib, dan menjadi pengecut, pecundang, HARIMAU BERBULU DOMBA, ya itulah sosok mu saat ini.

knapa? hanya kau yg merasa benar, puas kah kau tu menghina sgala caci di pilar maya itu.

Aku marah? ya malam ini aku benar marah,, tapi bukan marah karena aku tidak sabar terhadap semua ulah n tingkah laku dgn makian kotor mu itu, tp aku marah atas FITNAH n PENGUMBAR AIB yg slalu saja kau lakukan setiap menit, jam, detik, hingga berganti hari.

Aku punya hak untuk menjaga apa yg mnjadi hak ku.!!

Apa yg kau lakukan slama ini? suport? gak.! yg ada kau itu hanya berdiam diri di kota sebrang, n skrg tanpa alasan memaki n menghina apa yg tlah ku jalani saat ini.
Hidup ku lebih tenang, damaii,, jauh lebih tenang saat kau tidak menyentuh hidup n bongkah yang aku punya.
Aku masih stabil, tp labil dalam mengolah rasa bongkahku. Aq labil merasa pesimis, n menurutku itu masih wajar asal tak ku eksplore dalam laku yang tak layak. Jka memang aq separah yg kau lantunkan menurut pikir licikmu, maav, tak pernah aku memiliki niat ataupun melangkah u/ melanggar batas norma hidupku,, aku masi tau diri dengan batas2 pergaulanku,,walau aku memiliki catatan hitam yg tidak bisa dipungkiri semua org ttg keberadaanku.

Jadi, jaga ucapanmu yg sok suci dalam pilar maya itu.! aq muak dengan topeng mu. yg melempar tinta hitam ke orang lain demi tujuan u/ dinilai sebagai org yg memiliki etiket baik,! bolak balikkan saja kebenaran yang ada,, kebenaran tak pernah BUNGKAM dengan makian kata yg slalu tertoreh.. NIKMATI saja DOSAmu sendiri..

Selasa, 11 Oktober 2011

Penghujung Senja

Aku baru saja membaca sebuah kumpulan prosa, sebait kalimat yang entah mengapa membuatku merenung begitu dalam.

hidup itu tak pernah benar-benar benderang seperti siang atau
bahkan hidup itu tak pernah benar-benar gulita seperti malam
hidup itu ternyata cuma senja
senja tak punya warna yang jelas
senja datangnya cuma sesaat
Jika hidup memang hanya sebuah senja, lantas mengapa aku bisa jatuh terpuruk begitu dalam? Namun sesekali bisa mendaki ke puncak tertinggi.
Senja...
Ternyata senja begitu banyak memiliki kisahnya...

Senja dan Abu-Abu
adalah sebuah berkas warna penuh kebimbangan
keraguan
tak pasti

Senja dan Langit
adalah sebuah jejak atas pengharapan
doa
dan kerinduan



Senja dan Aku
adalah sebuah ruang sunyi
tempat meletakkan semua penat
dan kembali
bermimpi

Hari ini dan senja tadi...
penat itu telah berada di ruangnya
dan aku mulai merangkai mimpi
yang belum sempat tergenapi di penghujung malam kemarin
mimpi tentang sebuah harapan yang entah terwujud atau tidak
mimpi tentang sebuah pesan singkat dari dia yang dulu pernah sangat berarti
pesan singkat di pergantian hari

LoSe

lemah...
adalah saat kutunjukkan kelemahanku
kuat...
adalah saat aku tetap tersenyum menyambut segala luka dan masalah
ikhlas...
adalah saat aku mampu berdamai dengan semua ketidaknyamanan
aku bukan siapa-siapa
aku hanya perempuan yang terus belajar memaknai semua itu
terkadang aku lelah
ingin segera rasakan tercerabut dari dunia yang terkutuk ini
aku lelah terus bertopeng..
bertopeng dalam sosok kebahagiaan yang semu,,

BLACKSHADOW

Aku terpaku dalam ruang sudut yang berbeda,, Mengkilas balik saat pertamakali aku memasuki dunianya yang sungguh berwarna, memberikan intonasi nada dalam harapan kehidupan yang lebih menjanjikan,, tp tidak sejak malam itu..
Paras itu berubah menjadi kabut hitam gelap,, pekat tak ku kenali lagi sosoknya yg senang berlaga dalam bahagia.. tutur nya berubah menjadi seonggok duri duri kemunafikan yang lebih asli.. pemikiran dan hati tak lagy sejalan dan seimbang, justru lebih keruh dari sebuah air got dan bau melebihi asnereng yang menjijikkan..seperti wujud yang saat ini yang kusebut bagai blackshadow..



ya, seperti pepatah lebih baik memelihara binatang yang mampu menunjukan etiket baik kpd tuannya.. sangat menyakitkan memang bila hingga terdengar sampai "blackshadow" melirik ini...
slalu saja menggerutu terhadap waktu dalam abjad yang dapat tercerna scara global dengan makian hatinya yang sedang memberontak.

Alasan dari perubahan wujudnya adalah bahwasanya terganggu,,terganggu akan pilihan yang jika dapat berlapang hati bahwasanya adalah wajar,, salah jika sosok saya memilih untuk berjalan sendiri dalam status SINGLE tanpa satu malaikat yang "mungkin" merasa mampu menopang apa yg sedang saya simpan.?

kabut gelap itu menolak uluran tangan yang sering dimaknai "friendship" karena sajaknya masih menyimpan sebuah rasa tapi yang ditunjukkan hanya mengumbar aib bagaikan hanya "DIA" makhluk Tuhan yg paling SUCI. Itukah pertunjukan dari sebuah rasa oleh blackshadow? rasa yang berharap ingin dibalas dengan sebuah rasa hati yang sama tapi dibeberkan melalui kata2 hina yang tak patut dan layak untuk dipertimbangkan kembali menurut saya..

HEYY..!!! kau kira hanya hati mu sajakah yg ingin memberontak??? kau kira pemilik hati yang paling suci itu kau??

sungguh benar bahwa Kuasa Tuhan yAng maha membolak balikkan kata dan perasaan..yang Maha membolak balikkan lidahlidah manusia yang berubah menjadi keji dan lebih hina dari apa yg dinilai gila.

tak terlewatkan lagy ancaman-ancaman yang membuatnya merasa lebih berkuasa untuk menghancurkan kehidupan seseorang,, layaknya ia memiliki tangan tangan Tuhan yg berkuasa..

mengungkap rasa hati dengan kata hina yg tak patut didengar, masih patutkah untuk diberi ruang?

Aku trima semua hinaan,, tp Tuhan  tidak akan pernah tidur ... karma memang slalu berjalan pada tempatnya bagi orang2 yg lupa apa yg telah ia kerjakan 2 th silam.. kau lupakan? mencampakkan seseorang demi wanita pujaan dgn cara menghilang begitu saja.

Trimakasih telah mengurangi dosadosa ku dengan kata n pikir licikmu...

Trimakasih Tuhan, Kau tunjukan aku sosok aslinya yang sangat menyeramkan,, lebih menyeramkan dari sosok seorang pekerja seks komersial.!

Jumat, 30 September 2011

Lari dari kenyataan

Awan itu pekat dalam gelap, hitamnya tak mau pudar dalam gemerlap.. mulai kembali menapaki jalan2 yang mulai terlewat,, entah ingin beranjak ke arah mana dan kepada siapa.. sajaknya lelah dan harap, menapaki kehidupan yang semakin singkat..

waktu waktu itu mulai menggerutu, detik detik itu mulai melaju dalam asa yang tak lagy nyata di hadapanku,, entah meratap kepada siapa, putus asa harus bagaimana,,



sosok itu datang merambat perlahan mencoba merasuki raga yang hilang arah, buta dalam melangkah,, entahlah, aq tak bisa membedakan apakah nyata atau maya,, tp jemarinya merambat perlahan untuk menyatu dalam pikiran ku yang hampa.. seperti tembok yang merambah akan lembabnya hawa..

seperty tersudut dalam ruang hitam pekat yang tak lagy ada yang mampu merengkuh raga,, takut gelisah amarah meratap semua menyatu memaki jiwa..perlahan lenyap menghilang dalam titik gelap yang tak lagy terang,, kenapa baru skrg kau datang,,?? 

tolonglah raga ku skali ini saja untuk tak mnyentuh jurang,, hanya lelah berharap pada waktu yang tersudut di beranda depan,, tak ada kata tak ada nyawa,,,

Minggu, 04 September 2011

I NeeD u NoW.!

Back to Jogja.. mengulang kembali cerita atau melanjutkan yang tertunda disini??
Aku rindu bau masa, aku rindu hangatnya persahabatan, aku rindu rasa yang tertanam,, tapi aku tidak tau harus memulainya dari mana.. ragu untuk melangkah setelah jauh aku berjalan..
Terutama.. aku rindu sesuatu yang tak lagi ku miliki saat ini.. ingin sekali berbagi cerita untuk menemukan kegelisahan yang selama ini aku pendam.. tapi, entah, i should be told with who??

Kucingku?? hmm,, i think so,, aku slalu mengajak bicara mereka saat aku merasa kesepian dan g ada yg mau mendengarku.. tapi mereka kan cuma bisa jawab 'meong meon" doank?

Orang lain? sedikit ragu..karna aku haru memilih diantara mereka yang bisa memberikan solusi tepat untuk kegelisahan ku dan mau mendengarku tanpa memandang sebelah mata "story" itu..

Tuhan? Sudah, aku sudah mencobanya berulang kali, berpuluhpuluh kali, beratusan kali dalam doa dan sujud ampunan ku.
Sahabat? Apalagi.. mereka sudah mengetahui bongkah ku, tp aku belum puas untuk menemukan jawaban pasti. karena kebanyakan dr mereka adalah wanita yang sama seperti ku. Bisa memberi solusi tapi aku g pernah tau apa tanggapan dari "yg lain" apabila aku berbagi story itu. Hanya untuk sebuah kepastian yang menebas semua kegelisahan dan rasa takut ..

I just need right people to spend boulders that I have, which makes me feel low, which makes me feel scared and chased by sense of regrets .. I really need it,, so much.. help me please :(

Jumat, 19 Agustus 2011

You Show Me The Way

Sekian lama bumi berputar, jam berdentang, musim berganti setiap bulan, setiap waktu, setiap tahun bahkan setiap harinya..seperti putaran kehidupan yang slalu saja berubah menurut rotasinya.. seperti bola dunia yang slalu saja setia berotasi menurut porosnya.. dan manusia slalu berganti menurut poros kehidupannya.. yaa, yg terkadang terlupakan dan tanpa kita sadari...

What is the new story from a human life? when they are feel fragile, faight, naughty, calm, dissapointed, or maybe feed back life because what they do from day to day, from social with person to person... it was like a water when i met the end..

I think my life is going so fast dan semua berlalu seperti drama tanpa skenario..tapi sejujurnya kehidupan ini memiliki Sang Sutradara, dan skenario itu sebenarnya ada pada Lauhul Mahfudz yang telah terukir indah dengan sgala bongkah sebagai ujian umatNya.. God is a very good scriptwriter, and the scenario is super... amazing.. dan semua belum berakhir sampai disini..


yaa,, when he say that its so IMPORTANt and give my answer with honesty but he was dumped me.. and make shock therapy and leave me alone.. 


bagaimana rasanya? saya tidak bisa mengeksplore dalam beberapa kata untuk menunjukkan bahwasanya saya merasa menjadi tidak berdaya dengan segala shock therapy tadi..


ok, begini jelasnya..pernahkah anda 
 ketika kalian udah berjuang mati matian, 
merubah segala yang perlu kalian rubah dari diri kalian, 
menepis rasa kesepian yang terakumulasi, 
menyayangi dengan sepenuh jiwa raga, 
mencoba benar-benar mengerti dan mengaplikasikan apa yang dinamakan "pengertian",
memberikan support di segala situasi,
mencoba tetap optimis disaat dia bilang "Semua baik baik saja,",
memberikan true faith, kepercayaan dan seluruh positive thoughts yang bisa diberikan,
percaya bahwa kalau kalian mencoba, terus mencoba, dia akan sadar, 
dan untuk seluruh waktu yang hilang karena mengerti ini semua untuk kebaikan dirinya mengejar masa depan..


dan kata singkat yang tertera adalah,, butuh waktu untuk honesty yang rumit td...


sebegitu tidak pantasnyakah saya bersanding dengan sesosok makhluk yang dapat menjadi sayap?


dan tahukah dengan jawaban yang anda berikan tersebut.. 
 i need the time to think a lot about my past to be accepted by my true couple,, about how  to get my spirit, my optimistic from my life..
And.. find my self, is walking to the better place. To be a better human. More religious, more optimistic, more cheerful, more well-planned, more think-before-act. And i believe i still have a  very bright future ahead..


meskipun sandungan lalu pernah menjadi catatan hitam saya, tapi hitam itu tak sepenuhnya adalah diri saya, dan bukan juga karna keinginan dan tindak laku sadar saya.. 
apalagy KHILAF... bukan, saya tidak khilaf, tapi murni karna tindakan jahat sosok yang sangat keji dan tak lagi saya mau menyebut namanya.. 


saya hanya belajar mencoba mengiklaskan yang telah berlalu, belajar menapaki batu terjal dalam menghadapi resiko kehidupan,, saat beberapa mengulurkan tangan dengan tangan terbuka atau menutup rapat tanganya atau bahkan mendorong saya hingga terjatuh yang membekas luka..


betapa berat rasanya saat saya harus mempertahankan tumpuan kaki saya untuk tetap berdiri tegar, karna saya percaya Allah always beside me.. Ia yang sllu menerima saya dengan segala kekurangan yang saya miliki.. bukan mereka yang hanya memandang sebelah mata, mencerca, dan menangkis tubuh ini hingga tersungkur jatuh ke dalam lubang hitam keterpurukan..


Trimakasih atas respon yang sllu diberikan,, atas masa lalu yang tak pernah saya lupakan, atas pengalaman yang mengajari saya tentang arti faithful, fragile and be a tough human..


So.. Experience is a hard teacher. Maybe you have to pay a very expensive cost to get those experiences, but believe me.. It works. :)

Kamis, 11 Agustus 2011

KOta Polusi Kota Industri

Mengenang Juni 2011.. berkelana dikota yang sering dan hampir sangat rutinitas tiap tahun saya mengunjunginya,,,

Hmm,, Dini hari, saya tiba dikota polusi (menurut saya,,hahahha).. saya mulai menapaki jejak jejak aspal dalam tiap kilometernya untuk mencapai sbuah persinggahan. Udaranya berbeda dengan kampung halaman saya, yang sejuk dan selalu saya jumpai embun pada dini hari ini. Hawa yang merasuk hingga ke sela-sela persendian tak menyurutkan langkah saya sambil menarik sebuah koper yang saya bawa. Maklum, karena singgasana yang saya tuju tidak dapat dimasuki oleh kendaraan bermesin vespa tersebut, alamat saya hanya diantar dengan kaki berjari ini yang selalu setia saya ajak jalan kmana saja yang saya mau.Sedangkan portal tersebut baru dibuka pada pukul 6.00 pagi.

Kemudian, disinilah cerita saya dimulai.. Letz begine my story...
Setelah saya menapaki jalanan beraspal dan sampai pada singgasana yang sederhana, ,pukul 10.00 pagi hari saya mulai mengemas kembali barang2 saya ke dalam koper. Yaa,, sesampainya di singgasana tersebut saya sempat si istirahat beberapa waktu untuk melancarkan peredaran darah pada kaki saya.. haha.. g ada yang lucu....
and then, my brother give me a ticket silverbird to jatibening,.,, tempat tujuan pertama yang saya tuju untuk sekedar bersilaturahmi dengan nenek disana...

On the way.... si bapak yang mengendarai silverbird itu ramah banget, dan sempat kami berbincang ala kadarnya untuk membuka percakapan pada umumnya... masi inget pertanyaan si bapak setelah lama berceloteh ria... " kenapa si mb pilih tinggal di kota industri? padahal disini kan terkenal macet banget, apalagi panas.. saya sih mending pilih tinggal dikampung dan buka usaha, g usa repot nikmatin macetnya kota jakarta dan bisa ketemu anak istri tiap hari.."
Dalam hati saya sii,, (itu c urusan bpk.. Derita situ,,, hahahahha),,, ehmm, dan saya pun menjawab sok dewasa... " yaaa, selagi muda pak, banyak pengalaman dan juga melatih mental dan sikap mandiri aja disini.. lagian saya kan belum berumah tangga..hehhehe"

si bapak ga mau kalah kayanya sama saya,, lama2 kok saya rasa2 jawaban dan argumen yang dia lontarkan jadi seperti org curhat, hahahahhaha,, si bapak pun menjwab lagi : "iya si mb, bener juga... enak masi muda banyak pengalaman, tapi y mb kl nanti uda punya suami jangan kaya gt lagi mb,, nanti kl mb nya uda punya suami, lebih baik jadi ibu rumah tangga yang baik, jangan cuma mementingkan karir aja. Soalnya suami itu lebih seneng istrinya drumah daripada banyak ngejar karir dluar dan salah satunya dalam menciptakan keluarga harmonis itu istri slalu ada buat suami dan anak2nya.."

Hellloooo,, si bapak ini, lama2 ada2 aja,, hahhaha,,, saya si g kepikiran dulu deh berumah tangga.. pacaran aja trauma.. hmmm. dan pada akhirnya si bapak mulai curhat panjang lebar tentang bahasan rumah tangga dan kehidupan di kota polusi sekaligus kota industri itu...
yap, tapi saya kagum sama si bapak,,, g ada lelahnya untuk mencari nafkah dari jam 3 dini hari hingga larut malam dalam kota yang superduper macet itu..

Tapi.. makasih banyak pak atas nasehat2 waktu itu ,, menikmati macetnya tol hingga sampai ketujuan yang saya cari.. hmmmm....
inilah hidup.. apapun hambatanya, itu hanya sebagian ujian dr Allah untuk kita, untuk menguatkan mental dan iman kita, dan ntuk menjadikan kita manusia seutuhnya yang bisa kembali kepada Allah dengan ditempatkan dalam kehidupan yang lebih layak lagi di akhirat nanti.. itu aja si kesimpulan dari apa yang bpk kasih ke saya, wlpun g smeuanya saya tulis di layar flat ini.. trimakasih bapak :D

Rabu, 10 Agustus 2011

Ketika Hati Berbicara


yg INDAH hanya sementara,yg ABADI adlh kenagan,yg IKLAS hanya dr hatii,, yg TULUS hanya dr sanubari..

g mudah untuk mencari yg HILANG,.g mudah mengejar impian..namun yg lebih susah adlh mempertahankan yg ada.
tringat dgn pepatah "JIKA KAMU TIDAK MEMILIKI APA YG KAMU SUKAI,, MAKA SUKAILAH APA YG KAMU MILIKI SAAT INI.."

blajar menerima apa adanya n sll berpikir positip..Hidup bagaikan MIMPI, seindah apapun, ktika terbangun semuanya akan sirna tak beerbekas.

Jangan terlalu perhitungan,jgn hanya mau menang sendiri, jgn suka menyakiti sesama,..
Blajarlah tiada hari tanpa kasih,sll berlapang dada n mengalah,,

HIDUP dgn CERIA,, BEBAS LELUASA..g ada yg g bs diiklaskan,,g ada sakit hati yg g bisa dimaafkan,,g ada dendam yg g bisa dihapus.!!!
smangadh Vhee... :D AKU PASTI BISA... 

Selasa, 09 Agustus 2011

Trimakasih Ya Rabb ^_^

So Beautiful night... saya mulai merasa lega, gembira, dan rasa-rasa yang saya rasakan beberapa hari lalu sudah mulai menstabil kembali. Mencoba iklas dalam menjalani kehidupan dan apa2 yang sudah berlalu. Saya merasa dekat kembali dengan sosok yang lebih layak saya cintai dan bisa menerima semua kekurangan-kekurangan saya. Allah, ya, Allah.. karna Dia, saya mampu bangkit dari rasa terpuruk dan putus asa. Karna kecintaanNya terhadap umatNya yg mau mencintai dan mendekatkan diri kepadaNya.

Saya mencoba menapaki kehidupan baru dengan rancangan kehidupan di kota orang. Saya ingin mandiri, saya ingin belajar, apapun.. Saya berusaha mengiklaskan diri saya untuk slalu belajar dalam kehidupan. Walaupun sempat merasa kehilangan, tapi saya masih memiliki Allah. Ya, Dia akan membimbing saya di kota itu.

Saya tidak akan melupakan bongkah yang menjatuhkan keimanan yang saya punya. Disaat saya mulai berbagi atas bongkah dengan seseorang yang ternyata dia mendorong saya. Saya kini berusaha bangkit, bangkit dr lubang hitam yang sempat ia jerumuskan. Saya mencoba menapaki lubang itu hingga menemui titik chaya yang bisa menerima segala bongkah yang saya punya.

Saya tidak mengerti, tapi saya percaya Allah mengerti apa yang saya mau, walau Ia slalu memberikan soal untuk saya jawab... ya, trimakasih Tuhan atas kasih sayang Mu..
Trimakasih atas kehidupan baru. Trimakasih atas kesempatan yang tersisa untuk saya perbaiki.
Saya tidak memperdulikan apa yang seseorang itu katakan kpd saya hingga menterpurukkan semangat yang saya punya. Karna saya yakin, saya punya Allah. Karna Allah yang lebih layak memberi hukuman atau imbalan yang saya perbuat. Bukan mereka. trimakasih y Allah atas Ramadhan yang masih bisa saya nikmati.
Di bawah langitmulah saya bersujud dan bertasbih. Berharap cinta dan kasih .
Trimakasih lembar hitam, karna keterpurukan yang anda beri, aku dapat belajar arti dari kehidupan.

Minggu, 07 Agustus 2011

Tuhan, sayangilah aku

Menyapa malam menyambut pagi.. membaca segelintir abjad dalam balik layar. Yang merindukan kedamaian, meminta belas kasih Tuhan. Mungkin hal itu yang slama ini saya rasakan dalam sebuah perdebatan batin yang panjang. Aku merindukan sebuah pengampunan dalam kedamaian, tapi persyaratan sebelumnya adalah bahwa di dalam hidup ini aku harus mengiklaskan apa yg telah ku kerjakan dimasa lalu dan memperbaikinya di masa yang akan datang. Tapi pertanyaannya adalah, apa aku masih layak dan pantas untuk menghadap Mu Tuhan? sebagai manusia yang lalai, sebagaimana manusia yang tidak pernah sempurna..

Layaknya motivasi yang diberikan oleh para sahabat tak pernah cukup untuk membangkitkan semangat, menghapus rasa pesimis, dan menegakkan kepala ini untuk menatap ke depan tanpa mlupakan apa yang telah terjadi dibelakang hanya sebagai acuan. Berbicara sih gampang, tapi sulitnya melakukan dan merubah semua yang telah menjadi bongkah adalah suatu pelajaran berharga dalam kehidupan. HIngga sampai pada klimaksnya tak ada sepatah kata yang bisa aku ungkap dalam baluran rasa terkecuali air mata.

Dimalam ini aku datang kepada MU dengan membawa segudang KEGELISAHAN atas bongkah yang lama ku pendam dalam TAHAJUD ku yang panjang..maavkan aku Tuhan saat aku mempertanyakan kenapa hati ku masih memiliki masa lalu yang kelam padahal Engkau telahtentukan hidupku disini.



Stay CALM.. sepertinya bersikap seperti tiada masalah, rileks, masa bodoh, yaa,, aku berhasil... tp tidak dengan HATI yang berlumur bongkah. Ingin rasanya tenggelam, menghilang dan mengasingkan dari kota yang penuh dengan masa2 yang sebenarnya jika aku mau untuk SEDIKIT masa bodoh akan terasa baik2 saja..

Tuhan, maafkan aku atas bongkah yang sllu ku tumpahkan dalam pertengahan malam diantara tengadah kedua tangan ku pada sunah tahajud ku..
Tuhan, berikan aku ruang dalam ampunan yang membisukan perkataanku yang sepertinya Engkau pasti tahu akan semua isi hati dan pemikiran dari hambaMu yang hina..
Tuhan, di RamadhanMu, ijinkan aku memperbaiki tingkah laku dalam pengharapan yang tak lagi sempurna kecuali dengan laku dan keikhlasan hati untuk mau menjalankan.
Tuhan, tolonglah aku.. tak ada yg mampu menolongku kecuali aku memohon kpd MU.
Tuhan, sayangilah aku, damaikanlah hati dan jiwa ku seperti sebelum aku mendekap bongkah yg mulai membau..
Tuhan... bebaskan aku dr pengharapan bisu yang tak tentu dalam kekacauan pikiran dan kegalauan hati..
Tuhan, maavkan aku.
Skali lagi n akan terus ku ulang dalam bisik ku.
SAYANGI AKU TUHAN.!!

Jumat, 05 Agustus 2011

I'm Just The Ordinary People..

Pagii,, tak terasa ku sentuh bau masa di pagi yang masih gelap gulita,,,
semua masih tertidur lelap dalam ruangan ini, hanya saja mata saya tidak mau diajak kompromi.. masih terpaut dengan pemikiran yang menjadi beban sehingga membuat badan tidak seimbang dengan kinerja otak dan peredaran darah yang menjadi tidak lancar.. hmm,, very hurts to remember the word given at the moment...






but i just tried to stay CALM...mencoba memahami pemikiran insan yang berbeda... yang tak sempurna dan tak pernah sama... ingin berbagi share,,, tapi entahlah, seraya tak ingin mendengarkan...
Finally, inilah jawaban dari setiap langkah kehidupan yang saya lalui.. saya mencoba belajar,, seperti halnya bocah cilik yang belajar untuk menaiki sepedanya.. belajar akan keseimbangan dalam mengendara, hingga dari tiik labil menjadi stabil.. yaa, itu yang sedang saya alami saat ini..


"Recovery is like learn how to ride a bicycle. At first you'll end with pain and swollen legs if ur teacher stop holding ur backseat. But once you can ride by yourself, there's no more pain and you can ride it, free. Like you never fall before :)"






Ok, enough for the motivation words in front. I'm afraid if it turns into only a 'wordplay', i prefer to trying my best to work on it. Like what i've promised to him..
u know, i'm just start it all with a new mindset about 1 relationship. I'm trying to take it all easier. I wont ever force anything again. For one who doesn't expect me.So, start the new sheet and say to the world..I'M SINGLE! n i'm going to be a HAPPY GIRL like i used to be! :)



Please dont say you think i'm pity. No no! Of course not. I'm just a broken hearted girl who just doesnt know where to start. But once i start, i'm sure i'll be good at it. You know, like my pasts said. Even if it was so hard for me, maybe the hardest one, but for sure, i can be recovered from it at last :)


and now I just try to reorganize my life, being a strong woman,always happy and be cautious. I don't care about the judgments from the other people to me, but I can only give myself that this was true.! 

Rabu, 03 Agustus 2011

Pelangi tak Lagi Baru

Warna pelangi tak lagi baru..
Bau masa akan basah hujan tak lagi seperti dulu..
Tercampur polusi yang kian pekat menghitam setiap waktu..

Aku duduk menanti dalam keterasingan jaman..
kupu yang dulu menari menemani tlah mati..
Layu dalam toples kaca yang menjadikannya bau..
tak seindah dulu..

Mati bersama rasa yang kian  menjauh pergi..
Hanya bisa menatap tanpa satu ratapan..
Sajaknya tak ingin lagi berucap yang sudah terkikis rasa mulai pudar..

Aku menghanyutkannya dalam aliran sungai tenang..
Setenang jiwa yang beranjak mati tnpa satu pengharapan..
Berdoa, bertahan dan terus berjuang...

Pelangi tak lagi baru seperti dulu..
Warnanya mulai redup , memudar kemudian hilang terbawa masa..
Daun kering pun mengikuti kepergiannya..
Seraya tak ingin tertinggal walau hanya sekedar tenggelam...

Kemudian langkah kaki pergi menjauh secara perlahan..
Berharap tempat itu slalu ada dengan simphoni berbeda..
walau berupa sama dengan cerita yang tak sama
Hanya saja, hatiku akan tetap berdoa

My Destiny

Malam semu yang tak lagi baru..
Aku duduk menanti rembulan yang mulai redup..
Aku menjauh seraya tak lagi ingin terengkuh..

Terhenti dalam persimpangan yang semakin suram..
Berteman bongkah yang semakin lapuk dan bau untuk ku genggam..
Entah harus aku letakkan dimana bongkah ini..
Seraya meyakini hati untuk tetap bertahan..

Mentari tak lagi bersinar pijar..
Semakin meninggi oleh rotasi yang tergeser perilaku jaman..
Jaman Suram..
Suram akan teriakan mayat hidup yang mengharap kebahagiaan..

Terdorong atau tertarik..
Mungkin sudah menjadi suatu keputusan setiap insan dalam kehidupan..
Fana..

Aku hanya duduk terdiam dalam persimpangan jalan..
Mendekap bongkah tertanam..
Berharap hujan turun dengan lantang dan aku bebaskan sekali lagi duri yang tersimpan..
Tak peduli,, tak mengharap insan itu peduli..
Tak mengapa,, karna aku tak butuh jamuan ramu yang berisi endapan didasarnya..

Kemudian.. harus ku pilih jalan yg mana dalam persimpangan?
Menutup mata, menghela nafas dan berharap setetes bongkah tak lagi tumpah..
Aku hanya LELAH...

biarkan saja jalan ini semakin usang dan gersang..
biarkan saja tanah ini semakin tandus dan kering kerontang..
biarkan saja mentari itu berlari semakin jauh dan menghilang..
biarkan saja hujan itu runtuh dan menghujam badan...

aku trima..

aku trima atas persimpangan jalan yang tak lagi nyata.