Sekian lama bumi berputar, jam berdentang, musim berganti setiap bulan, setiap waktu, setiap tahun bahkan setiap harinya..seperti putaran kehidupan yang slalu saja berubah menurut rotasinya.. seperti bola dunia yang slalu saja setia berotasi menurut porosnya.. dan manusia slalu berganti menurut poros kehidupannya.. yaa, yg terkadang terlupakan dan tanpa kita sadari...
What is the new story from a human life? when they are feel fragile, faight, naughty, calm, dissapointed, or maybe feed back life because what they do from day to day, from social with person to person... it was like a water when i met the end..
I think my life is going so fast dan semua berlalu seperti drama tanpa skenario..tapi sejujurnya kehidupan ini memiliki Sang Sutradara, dan skenario itu sebenarnya ada pada Lauhul Mahfudz yang telah terukir indah dengan sgala bongkah sebagai ujian umatNya.. God is a very good scriptwriter, and the scenario is super... amazing.. dan semua belum berakhir sampai disini..
yaa,, when he say that its so IMPORTANt and give my answer with honesty but he was dumped me.. and make shock therapy and leave me alone..
bagaimana rasanya? saya tidak bisa mengeksplore dalam beberapa kata untuk menunjukkan bahwasanya saya merasa menjadi tidak berdaya dengan segala shock therapy tadi..
ok, begini jelasnya..pernahkah anda
ketika kalian udah berjuang mati matian,
merubah segala yang perlu kalian rubah dari diri kalian,
menepis rasa kesepian yang terakumulasi,
menyayangi dengan sepenuh jiwa raga,
mencoba benar-benar mengerti dan mengaplikasikan apa yang dinamakan "pengertian",
memberikan support di segala situasi,
mencoba tetap optimis disaat dia bilang "Semua baik baik saja,",
memberikan true faith, kepercayaan dan seluruh positive thoughts yang bisa diberikan,
percaya bahwa kalau kalian mencoba, terus mencoba, dia akan sadar,
dan untuk seluruh waktu yang hilang karena mengerti ini semua untuk kebaikan dirinya mengejar masa depan..
dan kata singkat yang tertera adalah,, butuh waktu untuk honesty yang rumit td...
sebegitu tidak pantasnyakah saya bersanding dengan sesosok makhluk yang dapat menjadi sayap?
dan tahukah dengan jawaban yang anda berikan tersebut..
i need the time to think a lot about my past to be accepted by my true couple,, about how to get my spirit, my optimistic from my life..
And.. find my self, is walking to the better place. To be a better human. More religious, more optimistic, more cheerful, more well-planned, more think-before-act. And i believe i still have a very bright future ahead..
meskipun sandungan lalu pernah menjadi catatan hitam saya, tapi hitam itu tak sepenuhnya adalah diri saya, dan bukan juga karna keinginan dan tindak laku sadar saya..
apalagy KHILAF... bukan, saya tidak khilaf, tapi murni karna tindakan jahat sosok yang sangat keji dan tak lagi saya mau menyebut namanya..
saya hanya belajar mencoba mengiklaskan yang telah berlalu, belajar menapaki batu terjal dalam menghadapi resiko kehidupan,, saat beberapa mengulurkan tangan dengan tangan terbuka atau menutup rapat tanganya atau bahkan mendorong saya hingga terjatuh yang membekas luka..
betapa berat rasanya saat saya harus mempertahankan tumpuan kaki saya untuk tetap berdiri tegar, karna saya percaya Allah always beside me.. Ia yang sllu menerima saya dengan segala kekurangan yang saya miliki.. bukan mereka yang hanya memandang sebelah mata, mencerca, dan menangkis tubuh ini hingga tersungkur jatuh ke dalam lubang hitam keterpurukan..
Trimakasih atas respon yang sllu diberikan,, atas masa lalu yang tak pernah saya lupakan, atas pengalaman yang mengajari saya tentang arti faithful, fragile and be a tough human..
So.. Experience is a hard teacher. Maybe you have to pay a very expensive cost to get those experiences, but believe me.. It works. :)
Jumat, 19 Agustus 2011
You Show Me The Way
Kamis, 11 Agustus 2011
KOta Polusi Kota Industri
Mengenang Juni 2011.. berkelana dikota yang sering dan hampir sangat rutinitas tiap tahun saya mengunjunginya,,,
Hmm,, Dini hari, saya tiba dikota polusi (menurut saya,,hahahha).. saya mulai menapaki jejak jejak aspal dalam tiap kilometernya untuk mencapai sbuah persinggahan. Udaranya berbeda dengan kampung halaman saya, yang sejuk dan selalu saya jumpai embun pada dini hari ini. Hawa yang merasuk hingga ke sela-sela persendian tak menyurutkan langkah saya sambil menarik sebuah koper yang saya bawa. Maklum, karena singgasana yang saya tuju tidak dapat dimasuki oleh kendaraan bermesin vespa tersebut, alamat saya hanya diantar dengan kaki berjari ini yang selalu setia saya ajak jalan kmana saja yang saya mau.Sedangkan portal tersebut baru dibuka pada pukul 6.00 pagi.
Kemudian, disinilah cerita saya dimulai.. Letz begine my story...
Setelah saya menapaki jalanan beraspal dan sampai pada singgasana yang sederhana, ,pukul 10.00 pagi hari saya mulai mengemas kembali barang2 saya ke dalam koper. Yaa,, sesampainya di singgasana tersebut saya sempat si istirahat beberapa waktu untuk melancarkan peredaran darah pada kaki saya.. haha.. g ada yang lucu....
and then, my brother give me a ticket silverbird to jatibening,.,, tempat tujuan pertama yang saya tuju untuk sekedar bersilaturahmi dengan nenek disana...
On the way.... si bapak yang mengendarai silverbird itu ramah banget, dan sempat kami berbincang ala kadarnya untuk membuka percakapan pada umumnya... masi inget pertanyaan si bapak setelah lama berceloteh ria... " kenapa si mb pilih tinggal di kota industri? padahal disini kan terkenal macet banget, apalagi panas.. saya sih mending pilih tinggal dikampung dan buka usaha, g usa repot nikmatin macetnya kota jakarta dan bisa ketemu anak istri tiap hari.."
Dalam hati saya sii,, (itu c urusan bpk.. Derita situ,,, hahahahha),,, ehmm, dan saya pun menjawab sok dewasa... " yaaa, selagi muda pak, banyak pengalaman dan juga melatih mental dan sikap mandiri aja disini.. lagian saya kan belum berumah tangga..hehhehe"
si bapak ga mau kalah kayanya sama saya,, lama2 kok saya rasa2 jawaban dan argumen yang dia lontarkan jadi seperti org curhat, hahahahhaha,, si bapak pun menjwab lagi : "iya si mb, bener juga... enak masi muda banyak pengalaman, tapi y mb kl nanti uda punya suami jangan kaya gt lagi mb,, nanti kl mb nya uda punya suami, lebih baik jadi ibu rumah tangga yang baik, jangan cuma mementingkan karir aja. Soalnya suami itu lebih seneng istrinya drumah daripada banyak ngejar karir dluar dan salah satunya dalam menciptakan keluarga harmonis itu istri slalu ada buat suami dan anak2nya.."
Hellloooo,, si bapak ini, lama2 ada2 aja,, hahhaha,,, saya si g kepikiran dulu deh berumah tangga.. pacaran aja trauma.. hmmm. dan pada akhirnya si bapak mulai curhat panjang lebar tentang bahasan rumah tangga dan kehidupan di kota polusi sekaligus kota industri itu...
yap, tapi saya kagum sama si bapak,,, g ada lelahnya untuk mencari nafkah dari jam 3 dini hari hingga larut malam dalam kota yang superduper macet itu..
Tapi.. makasih banyak pak atas nasehat2 waktu itu ,, menikmati macetnya tol hingga sampai ketujuan yang saya cari.. hmmmm....
inilah hidup.. apapun hambatanya, itu hanya sebagian ujian dr Allah untuk kita, untuk menguatkan mental dan iman kita, dan ntuk menjadikan kita manusia seutuhnya yang bisa kembali kepada Allah dengan ditempatkan dalam kehidupan yang lebih layak lagi di akhirat nanti.. itu aja si kesimpulan dari apa yang bpk kasih ke saya, wlpun g smeuanya saya tulis di layar flat ini.. trimakasih bapak :D
Hmm,, Dini hari, saya tiba dikota polusi (menurut saya,,hahahha).. saya mulai menapaki jejak jejak aspal dalam tiap kilometernya untuk mencapai sbuah persinggahan. Udaranya berbeda dengan kampung halaman saya, yang sejuk dan selalu saya jumpai embun pada dini hari ini. Hawa yang merasuk hingga ke sela-sela persendian tak menyurutkan langkah saya sambil menarik sebuah koper yang saya bawa. Maklum, karena singgasana yang saya tuju tidak dapat dimasuki oleh kendaraan bermesin vespa tersebut, alamat saya hanya diantar dengan kaki berjari ini yang selalu setia saya ajak jalan kmana saja yang saya mau.Sedangkan portal tersebut baru dibuka pada pukul 6.00 pagi.
Kemudian, disinilah cerita saya dimulai.. Letz begine my story...
Setelah saya menapaki jalanan beraspal dan sampai pada singgasana yang sederhana, ,pukul 10.00 pagi hari saya mulai mengemas kembali barang2 saya ke dalam koper. Yaa,, sesampainya di singgasana tersebut saya sempat si istirahat beberapa waktu untuk melancarkan peredaran darah pada kaki saya.. haha.. g ada yang lucu....
and then, my brother give me a ticket silverbird to jatibening,.,, tempat tujuan pertama yang saya tuju untuk sekedar bersilaturahmi dengan nenek disana...
On the way.... si bapak yang mengendarai silverbird itu ramah banget, dan sempat kami berbincang ala kadarnya untuk membuka percakapan pada umumnya... masi inget pertanyaan si bapak setelah lama berceloteh ria... " kenapa si mb pilih tinggal di kota industri? padahal disini kan terkenal macet banget, apalagi panas.. saya sih mending pilih tinggal dikampung dan buka usaha, g usa repot nikmatin macetnya kota jakarta dan bisa ketemu anak istri tiap hari.."
Dalam hati saya sii,, (itu c urusan bpk.. Derita situ,,, hahahahha),,, ehmm, dan saya pun menjawab sok dewasa... " yaaa, selagi muda pak, banyak pengalaman dan juga melatih mental dan sikap mandiri aja disini.. lagian saya kan belum berumah tangga..hehhehe"
si bapak ga mau kalah kayanya sama saya,, lama2 kok saya rasa2 jawaban dan argumen yang dia lontarkan jadi seperti org curhat, hahahahhaha,, si bapak pun menjwab lagi : "iya si mb, bener juga... enak masi muda banyak pengalaman, tapi y mb kl nanti uda punya suami jangan kaya gt lagi mb,, nanti kl mb nya uda punya suami, lebih baik jadi ibu rumah tangga yang baik, jangan cuma mementingkan karir aja. Soalnya suami itu lebih seneng istrinya drumah daripada banyak ngejar karir dluar dan salah satunya dalam menciptakan keluarga harmonis itu istri slalu ada buat suami dan anak2nya.."
Hellloooo,, si bapak ini, lama2 ada2 aja,, hahhaha,,, saya si g kepikiran dulu deh berumah tangga.. pacaran aja trauma.. hmmm. dan pada akhirnya si bapak mulai curhat panjang lebar tentang bahasan rumah tangga dan kehidupan di kota polusi sekaligus kota industri itu...
yap, tapi saya kagum sama si bapak,,, g ada lelahnya untuk mencari nafkah dari jam 3 dini hari hingga larut malam dalam kota yang superduper macet itu..
Tapi.. makasih banyak pak atas nasehat2 waktu itu ,, menikmati macetnya tol hingga sampai ketujuan yang saya cari.. hmmmm....
inilah hidup.. apapun hambatanya, itu hanya sebagian ujian dr Allah untuk kita, untuk menguatkan mental dan iman kita, dan ntuk menjadikan kita manusia seutuhnya yang bisa kembali kepada Allah dengan ditempatkan dalam kehidupan yang lebih layak lagi di akhirat nanti.. itu aja si kesimpulan dari apa yang bpk kasih ke saya, wlpun g smeuanya saya tulis di layar flat ini.. trimakasih bapak :D
Rabu, 10 Agustus 2011
Ketika Hati Berbicara
yg INDAH hanya sementara,yg ABADI adlh kenagan,yg IKLAS hanya dr hatii,, yg TULUS hanya dr sanubari..
g mudah untuk mencari yg HILANG,.g mudah mengejar impian..namun yg lebih susah adlh mempertahankan yg ada.
tringat dgn pepatah "JIKA KAMU TIDAK MEMILIKI APA YG KAMU SUKAI,, MAKA SUKAILAH APA YG KAMU MILIKI SAAT INI.."
blajar menerima apa adanya n sll berpikir positip..Hidup bagaikan MIMPI, seindah apapun, ktika terbangun semuanya akan sirna tak beerbekas.
Jangan terlalu perhitungan,jgn hanya mau menang sendiri, jgn suka menyakiti sesama,..
Blajarlah tiada hari tanpa kasih,sll berlapang dada n mengalah,,
HIDUP dgn CERIA,, BEBAS LELUASA..g ada yg g bs diiklaskan,,g ada sakit hati yg g bisa dimaafkan,,g ada dendam yg g bisa dihapus.!!!
smangadh Vhee... :D AKU PASTI BISA...
Selasa, 09 Agustus 2011
Trimakasih Ya Rabb ^_^
So Beautiful night... saya mulai merasa lega, gembira, dan rasa-rasa yang saya rasakan beberapa hari lalu sudah mulai menstabil kembali. Mencoba iklas dalam menjalani kehidupan dan apa2 yang sudah berlalu. Saya merasa dekat kembali dengan sosok yang lebih layak saya cintai dan bisa menerima semua kekurangan-kekurangan saya. Allah, ya, Allah.. karna Dia, saya mampu bangkit dari rasa terpuruk dan putus asa. Karna kecintaanNya terhadap umatNya yg mau mencintai dan mendekatkan diri kepadaNya.
Saya mencoba menapaki kehidupan baru dengan rancangan kehidupan di kota orang. Saya ingin mandiri, saya ingin belajar, apapun.. Saya berusaha mengiklaskan diri saya untuk slalu belajar dalam kehidupan. Walaupun sempat merasa kehilangan, tapi saya masih memiliki Allah. Ya, Dia akan membimbing saya di kota itu.
Saya tidak akan melupakan bongkah yang menjatuhkan keimanan yang saya punya. Disaat saya mulai berbagi atas bongkah dengan seseorang yang ternyata dia mendorong saya. Saya kini berusaha bangkit, bangkit dr lubang hitam yang sempat ia jerumuskan. Saya mencoba menapaki lubang itu hingga menemui titik chaya yang bisa menerima segala bongkah yang saya punya.
Saya tidak mengerti, tapi saya percaya Allah mengerti apa yang saya mau, walau Ia slalu memberikan soal untuk saya jawab... ya, trimakasih Tuhan atas kasih sayang Mu..
Trimakasih atas kehidupan baru. Trimakasih atas kesempatan yang tersisa untuk saya perbaiki.
Saya tidak memperdulikan apa yang seseorang itu katakan kpd saya hingga menterpurukkan semangat yang saya punya. Karna saya yakin, saya punya Allah. Karna Allah yang lebih layak memberi hukuman atau imbalan yang saya perbuat. Bukan mereka. trimakasih y Allah atas Ramadhan yang masih bisa saya nikmati.
Di bawah langitmulah saya bersujud dan bertasbih. Berharap cinta dan kasih .
Trimakasih lembar hitam, karna keterpurukan yang anda beri, aku dapat belajar arti dari kehidupan.
Saya mencoba menapaki kehidupan baru dengan rancangan kehidupan di kota orang. Saya ingin mandiri, saya ingin belajar, apapun.. Saya berusaha mengiklaskan diri saya untuk slalu belajar dalam kehidupan. Walaupun sempat merasa kehilangan, tapi saya masih memiliki Allah. Ya, Dia akan membimbing saya di kota itu.
Saya tidak akan melupakan bongkah yang menjatuhkan keimanan yang saya punya. Disaat saya mulai berbagi atas bongkah dengan seseorang yang ternyata dia mendorong saya. Saya kini berusaha bangkit, bangkit dr lubang hitam yang sempat ia jerumuskan. Saya mencoba menapaki lubang itu hingga menemui titik chaya yang bisa menerima segala bongkah yang saya punya.
Saya tidak mengerti, tapi saya percaya Allah mengerti apa yang saya mau, walau Ia slalu memberikan soal untuk saya jawab... ya, trimakasih Tuhan atas kasih sayang Mu..
Trimakasih atas kehidupan baru. Trimakasih atas kesempatan yang tersisa untuk saya perbaiki.
Saya tidak memperdulikan apa yang seseorang itu katakan kpd saya hingga menterpurukkan semangat yang saya punya. Karna saya yakin, saya punya Allah. Karna Allah yang lebih layak memberi hukuman atau imbalan yang saya perbuat. Bukan mereka. trimakasih y Allah atas Ramadhan yang masih bisa saya nikmati.
Di bawah langitmulah saya bersujud dan bertasbih. Berharap cinta dan kasih .
Trimakasih lembar hitam, karna keterpurukan yang anda beri, aku dapat belajar arti dari kehidupan.
Minggu, 07 Agustus 2011
Tuhan, sayangilah aku
Menyapa malam menyambut pagi.. membaca segelintir abjad dalam balik layar. Yang merindukan kedamaian, meminta belas kasih Tuhan. Mungkin hal itu yang slama ini saya rasakan dalam sebuah perdebatan batin yang panjang. Aku merindukan sebuah pengampunan dalam kedamaian, tapi persyaratan sebelumnya adalah bahwa di dalam hidup ini aku harus mengiklaskan apa yg telah ku kerjakan dimasa lalu dan memperbaikinya di masa yang akan datang. Tapi pertanyaannya adalah, apa aku masih layak dan pantas untuk menghadap Mu Tuhan? sebagai manusia yang lalai, sebagaimana manusia yang tidak pernah sempurna..
Layaknya motivasi yang diberikan oleh para sahabat tak pernah cukup untuk membangkitkan semangat, menghapus rasa pesimis, dan menegakkan kepala ini untuk menatap ke depan tanpa mlupakan apa yang telah terjadi dibelakang hanya sebagai acuan. Berbicara sih gampang, tapi sulitnya melakukan dan merubah semua yang telah menjadi bongkah adalah suatu pelajaran berharga dalam kehidupan. HIngga sampai pada klimaksnya tak ada sepatah kata yang bisa aku ungkap dalam baluran rasa terkecuali air mata.
Dimalam ini aku datang kepada MU dengan membawa segudang KEGELISAHAN atas bongkah yang lama ku pendam dalam TAHAJUD ku yang panjang..maavkan aku Tuhan saat aku mempertanyakan kenapa hati ku masih memiliki masa lalu yang kelam padahal Engkau telahtentukan hidupku disini.
Stay CALM.. sepertinya bersikap seperti tiada masalah, rileks, masa bodoh, yaa,, aku berhasil... tp tidak dengan HATI yang berlumur bongkah. Ingin rasanya tenggelam, menghilang dan mengasingkan dari kota yang penuh dengan masa2 yang sebenarnya jika aku mau untuk SEDIKIT masa bodoh akan terasa baik2 saja..
Tuhan, maafkan aku atas bongkah yang sllu ku tumpahkan dalam pertengahan malam diantara tengadah kedua tangan ku pada sunah tahajud ku..
Tuhan, berikan aku ruang dalam ampunan yang membisukan perkataanku yang sepertinya Engkau pasti tahu akan semua isi hati dan pemikiran dari hambaMu yang hina..
Tuhan, di RamadhanMu, ijinkan aku memperbaiki tingkah laku dalam pengharapan yang tak lagi sempurna kecuali dengan laku dan keikhlasan hati untuk mau menjalankan.
Tuhan, tolonglah aku.. tak ada yg mampu menolongku kecuali aku memohon kpd MU.
Tuhan, sayangilah aku, damaikanlah hati dan jiwa ku seperti sebelum aku mendekap bongkah yg mulai membau..
Tuhan... bebaskan aku dr pengharapan bisu yang tak tentu dalam kekacauan pikiran dan kegalauan hati..
Tuhan, maavkan aku.
Skali lagi n akan terus ku ulang dalam bisik ku.
SAYANGI AKU TUHAN.!!
Layaknya motivasi yang diberikan oleh para sahabat tak pernah cukup untuk membangkitkan semangat, menghapus rasa pesimis, dan menegakkan kepala ini untuk menatap ke depan tanpa mlupakan apa yang telah terjadi dibelakang hanya sebagai acuan. Berbicara sih gampang, tapi sulitnya melakukan dan merubah semua yang telah menjadi bongkah adalah suatu pelajaran berharga dalam kehidupan. HIngga sampai pada klimaksnya tak ada sepatah kata yang bisa aku ungkap dalam baluran rasa terkecuali air mata.
Dimalam ini aku datang kepada MU dengan membawa segudang KEGELISAHAN atas bongkah yang lama ku pendam dalam TAHAJUD ku yang panjang..maavkan aku Tuhan saat aku mempertanyakan kenapa hati ku masih memiliki masa lalu yang kelam padahal Engkau telahtentukan hidupku disini.
Stay CALM.. sepertinya bersikap seperti tiada masalah, rileks, masa bodoh, yaa,, aku berhasil... tp tidak dengan HATI yang berlumur bongkah. Ingin rasanya tenggelam, menghilang dan mengasingkan dari kota yang penuh dengan masa2 yang sebenarnya jika aku mau untuk SEDIKIT masa bodoh akan terasa baik2 saja..
Tuhan, maafkan aku atas bongkah yang sllu ku tumpahkan dalam pertengahan malam diantara tengadah kedua tangan ku pada sunah tahajud ku..
Tuhan, berikan aku ruang dalam ampunan yang membisukan perkataanku yang sepertinya Engkau pasti tahu akan semua isi hati dan pemikiran dari hambaMu yang hina..
Tuhan, di RamadhanMu, ijinkan aku memperbaiki tingkah laku dalam pengharapan yang tak lagi sempurna kecuali dengan laku dan keikhlasan hati untuk mau menjalankan.
Tuhan, tolonglah aku.. tak ada yg mampu menolongku kecuali aku memohon kpd MU.
Tuhan, sayangilah aku, damaikanlah hati dan jiwa ku seperti sebelum aku mendekap bongkah yg mulai membau..
Tuhan... bebaskan aku dr pengharapan bisu yang tak tentu dalam kekacauan pikiran dan kegalauan hati..
Tuhan, maavkan aku.
Skali lagi n akan terus ku ulang dalam bisik ku.
SAYANGI AKU TUHAN.!!
Jumat, 05 Agustus 2011
I'm Just The Ordinary People..
Pagii,, tak terasa ku sentuh bau masa di pagi yang masih gelap gulita,,,
semua masih tertidur lelap dalam ruangan ini, hanya saja mata saya tidak mau diajak kompromi.. masih terpaut dengan pemikiran yang menjadi beban sehingga membuat badan tidak seimbang dengan kinerja otak dan peredaran darah yang menjadi tidak lancar.. hmm,, very hurts to remember the word given at the moment...
but i just tried to stay CALM...mencoba memahami pemikiran insan yang berbeda... yang tak sempurna dan tak pernah sama... ingin berbagi share,,, tapi entahlah, seraya tak ingin mendengarkan...
Finally, inilah jawaban dari setiap langkah kehidupan yang saya lalui.. saya mencoba belajar,, seperti halnya bocah cilik yang belajar untuk menaiki sepedanya.. belajar akan keseimbangan dalam mengendara, hingga dari tiik labil menjadi stabil.. yaa, itu yang sedang saya alami saat ini..
"Recovery is like learn how to ride a bicycle. At first you'll end with pain and swollen legs if ur teacher stop holding ur backseat. But once you can ride by yourself, there's no more pain and you can ride it, free. Like you never fall before :)"
Ok, enough for the motivation words in front. I'm afraid if it turns into only a 'wordplay', i prefer to trying my best to work on it. Like what i've promised to him..
u know, i'm just start it all with a new mindset about 1 relationship. I'm trying to take it all easier. I wont ever force anything again. For one who doesn't expect me.So, start the new sheet and say to the world..I'M SINGLE! n i'm going to be a HAPPY GIRL like i used to be! :)
Please dont say you think i'm pity. No no! Of course not. I'm just a broken hearted girl who just doesnt know where to start. But once i start, i'm sure i'll be good at it. You know, like my pasts said. Even if it was so hard for me, maybe the hardest one, but for sure, i can be recovered from it at last :)
and now I just try to reorganize my life, being a strong woman,always happy and be cautious. I don't care about the judgments from the other people to me, but I can only give myself that this was true.!
semua masih tertidur lelap dalam ruangan ini, hanya saja mata saya tidak mau diajak kompromi.. masih terpaut dengan pemikiran yang menjadi beban sehingga membuat badan tidak seimbang dengan kinerja otak dan peredaran darah yang menjadi tidak lancar.. hmm,, very hurts to remember the word given at the moment...
but i just tried to stay CALM...mencoba memahami pemikiran insan yang berbeda... yang tak sempurna dan tak pernah sama... ingin berbagi share,,, tapi entahlah, seraya tak ingin mendengarkan...
Finally, inilah jawaban dari setiap langkah kehidupan yang saya lalui.. saya mencoba belajar,, seperti halnya bocah cilik yang belajar untuk menaiki sepedanya.. belajar akan keseimbangan dalam mengendara, hingga dari tiik labil menjadi stabil.. yaa, itu yang sedang saya alami saat ini..
"Recovery is like learn how to ride a bicycle. At first you'll end with pain and swollen legs if ur teacher stop holding ur backseat. But once you can ride by yourself, there's no more pain and you can ride it, free. Like you never fall before :)"
Ok, enough for the motivation words in front. I'm afraid if it turns into only a 'wordplay', i prefer to trying my best to work on it. Like what i've promised to him..
u know, i'm just start it all with a new mindset about 1 relationship. I'm trying to take it all easier. I wont ever force anything again. For one who doesn't expect me.So, start the new sheet and say to the world..I'M SINGLE! n i'm going to be a HAPPY GIRL like i used to be! :)
Please dont say you think i'm pity. No no! Of course not. I'm just a broken hearted girl who just doesnt know where to start. But once i start, i'm sure i'll be good at it. You know, like my pasts said. Even if it was so hard for me, maybe the hardest one, but for sure, i can be recovered from it at last :)
and now I just try to reorganize my life, being a strong woman,always happy and be cautious. I don't care about the judgments from the other people to me, but I can only give myself that this was true.!
Rabu, 03 Agustus 2011
Pelangi tak Lagi Baru
Warna pelangi tak lagi baru..
Bau masa akan basah hujan tak lagi seperti dulu..
Tercampur polusi yang kian pekat menghitam setiap waktu..
Aku duduk menanti dalam keterasingan jaman..
kupu yang dulu menari menemani tlah mati..
Layu dalam toples kaca yang menjadikannya bau..
tak seindah dulu..
Mati bersama rasa yang kian menjauh pergi..
Hanya bisa menatap tanpa satu ratapan..
Sajaknya tak ingin lagi berucap yang sudah terkikis rasa mulai pudar..
Aku menghanyutkannya dalam aliran sungai tenang..
Setenang jiwa yang beranjak mati tnpa satu pengharapan..
Berdoa, bertahan dan terus berjuang...
Pelangi tak lagi baru seperti dulu..
Warnanya mulai redup , memudar kemudian hilang terbawa masa..
Daun kering pun mengikuti kepergiannya..
Seraya tak ingin tertinggal walau hanya sekedar tenggelam...
Kemudian langkah kaki pergi menjauh secara perlahan..
Berharap tempat itu slalu ada dengan simphoni berbeda..
walau berupa sama dengan cerita yang tak sama
Hanya saja, hatiku akan tetap berdoa
Bau masa akan basah hujan tak lagi seperti dulu..
Tercampur polusi yang kian pekat menghitam setiap waktu..
Aku duduk menanti dalam keterasingan jaman..
kupu yang dulu menari menemani tlah mati..
Layu dalam toples kaca yang menjadikannya bau..
tak seindah dulu..
Mati bersama rasa yang kian menjauh pergi..
Hanya bisa menatap tanpa satu ratapan..
Sajaknya tak ingin lagi berucap yang sudah terkikis rasa mulai pudar..
Aku menghanyutkannya dalam aliran sungai tenang..
Setenang jiwa yang beranjak mati tnpa satu pengharapan..
Berdoa, bertahan dan terus berjuang...
Pelangi tak lagi baru seperti dulu..
Warnanya mulai redup , memudar kemudian hilang terbawa masa..
Daun kering pun mengikuti kepergiannya..
Seraya tak ingin tertinggal walau hanya sekedar tenggelam...
Kemudian langkah kaki pergi menjauh secara perlahan..
Berharap tempat itu slalu ada dengan simphoni berbeda..
walau berupa sama dengan cerita yang tak sama
Hanya saja, hatiku akan tetap berdoa
My Destiny
Malam semu yang tak lagi baru..
Aku duduk menanti rembulan yang mulai redup..
Aku menjauh seraya tak lagi ingin terengkuh..
Terhenti dalam persimpangan yang semakin suram..
Berteman bongkah yang semakin lapuk dan bau untuk ku genggam..
Entah harus aku letakkan dimana bongkah ini..
Seraya meyakini hati untuk tetap bertahan..
Mentari tak lagi bersinar pijar..
Semakin meninggi oleh rotasi yang tergeser perilaku jaman..
Jaman Suram..
Suram akan teriakan mayat hidup yang mengharap kebahagiaan..
Terdorong atau tertarik..
Mungkin sudah menjadi suatu keputusan setiap insan dalam kehidupan..
Fana..
Aku hanya duduk terdiam dalam persimpangan jalan..
Mendekap bongkah tertanam..
Berharap hujan turun dengan lantang dan aku bebaskan sekali lagi duri yang tersimpan..
Tak peduli,, tak mengharap insan itu peduli..
Tak mengapa,, karna aku tak butuh jamuan ramu yang berisi endapan didasarnya..
Kemudian.. harus ku pilih jalan yg mana dalam persimpangan?
Menutup mata, menghela nafas dan berharap setetes bongkah tak lagi tumpah..
Aku hanya LELAH...
biarkan saja jalan ini semakin usang dan gersang..
biarkan saja tanah ini semakin tandus dan kering kerontang..
biarkan saja mentari itu berlari semakin jauh dan menghilang..
biarkan saja hujan itu runtuh dan menghujam badan...
aku trima..
aku trima atas persimpangan jalan yang tak lagi nyata.
Aku duduk menanti rembulan yang mulai redup..
Aku menjauh seraya tak lagi ingin terengkuh..
Terhenti dalam persimpangan yang semakin suram..
Berteman bongkah yang semakin lapuk dan bau untuk ku genggam..
Entah harus aku letakkan dimana bongkah ini..
Seraya meyakini hati untuk tetap bertahan..
Mentari tak lagi bersinar pijar..
Semakin meninggi oleh rotasi yang tergeser perilaku jaman..
Jaman Suram..
Suram akan teriakan mayat hidup yang mengharap kebahagiaan..
Terdorong atau tertarik..
Mungkin sudah menjadi suatu keputusan setiap insan dalam kehidupan..
Fana..
Aku hanya duduk terdiam dalam persimpangan jalan..
Mendekap bongkah tertanam..
Berharap hujan turun dengan lantang dan aku bebaskan sekali lagi duri yang tersimpan..
Tak peduli,, tak mengharap insan itu peduli..
Tak mengapa,, karna aku tak butuh jamuan ramu yang berisi endapan didasarnya..
Kemudian.. harus ku pilih jalan yg mana dalam persimpangan?
Menutup mata, menghela nafas dan berharap setetes bongkah tak lagi tumpah..
Aku hanya LELAH...
biarkan saja jalan ini semakin usang dan gersang..
biarkan saja tanah ini semakin tandus dan kering kerontang..
biarkan saja mentari itu berlari semakin jauh dan menghilang..
biarkan saja hujan itu runtuh dan menghujam badan...
aku trima..
aku trima atas persimpangan jalan yang tak lagi nyata.
Langganan:
Postingan (Atom)


