Kamis, 22 Desember 2011
>>LOSE
Tepat pukul 11.00wib dalam sudut ruang nyata..
aku memaki waktu, aku memaki denting,
aku memaki jiwa yg terborgol oleh bias maya..
Hah,, lagi lagi harus saya lalui semua yang menjadi mimpi buruk beberapa minggu ini...
sosok yang tak dapat lagi ditemui oleh beberapa pengharapan sempurna dalam jeruji dunia..
Apa sih yang dicari?
Lebih baik mati terbawa jaman yang tak lagi memiliki simpati.
Rabu, 14 Desember 2011
My Soul of Sephia
ingin menyerah sebelum masanya
ingin menggerogoti kata yang mulai putus asa
ingin memeluk badai hingga tenggelam
harus sampai dimana sebuah perjalanan yang tak kunjung usai
saat langit mulai kelabu dan matahari mulai layu
saat pelangi enggan menyapa dan hujan menyelimuti dengan bahagia
ya.. Lelah
itu saja
ingin menggerogoti kata yang mulai putus asa
ingin memeluk badai hingga tenggelam
harus sampai dimana sebuah perjalanan yang tak kunjung usai
saat langit mulai kelabu dan matahari mulai layu
saat pelangi enggan menyapa dan hujan menyelimuti dengan bahagia
ya.. Lelah
itu saja
Senin, 12 Desember 2011
Tak ada bulan tak ada matahari tak ada penampang tak ada sinar
tubuh merajut kehangatan, hampa sendiri, sunyi,
Jemari menata abjad, layar flat yang terjamah,
tubuh merajut kehangatan, hampa sendiri, sunyi,
Jemari menata abjad, layar flat yang terjamah,
Kamis, 08 Desember 2011
Long Last
Menyambut pagy dengan tarian derai air yang serentak turun dari langit,,Tarian yang membawa hawa yang merasuk hingga ke sela2 persendianku,, memeluk erat kain yang lembut dan menghangatkan tubuh,, yaa, dan pada akhirnya embun kembali datang melalui resapan kaca di balik jeruji tralis kamar ini...
Dengan mimpi yang menoreh cerita pda lembar usang yang tak nyata, tak dapat ku sentuh dan ku raih sehingga saat ku membuka mata, smw hampa..
Tak ada matahari pagi ini, seperty harap yang selalu saja menghampiri hati dalam kesunyian jiwa.. Entah dimana saya cari lagi puing2 dulu yang pernah menyatu n menjadikan mentari itu ada.
Ingin mengejar pelangi, yang tak dapat tergapai saat aku membuka mata,, ingin mencubit awan yang tak dapat ku rengkuh dengan segala puing di dasar kalbu,, ingin memeluk hujan saat semua tercecer n tak dapat ku rangkai dalam satu
hanya ada desau angin, rintik gerimis, kemilau senja, sunyi malam, kerlip bintang dan selengkung bulan yang menemani saya disini…
Lalu kmana seorang diri ini berlari??
Hanya menapaki sebuah jaman lapuk yang tak ada lagy kemarau..
Seperti kehidupan sunyi yang tak berdampingan dengan merpati
Dan aku mulai berubah menjadi puisi
Kubiarkan sajak menyetubuhiku
Kujeritkan tentang rasaku
Sembari kunikmati setiap jengkal saat bersenggama dengan kata
Dengan mimpi yang menoreh cerita pda lembar usang yang tak nyata, tak dapat ku sentuh dan ku raih sehingga saat ku membuka mata, smw hampa..
Tak ada matahari pagi ini, seperty harap yang selalu saja menghampiri hati dalam kesunyian jiwa.. Entah dimana saya cari lagi puing2 dulu yang pernah menyatu n menjadikan mentari itu ada.
Ingin mengejar pelangi, yang tak dapat tergapai saat aku membuka mata,, ingin mencubit awan yang tak dapat ku rengkuh dengan segala puing di dasar kalbu,, ingin memeluk hujan saat semua tercecer n tak dapat ku rangkai dalam satu
hanya ada desau angin, rintik gerimis, kemilau senja, sunyi malam, kerlip bintang dan selengkung bulan yang menemani saya disini…
Lalu kmana seorang diri ini berlari??
Hanya menapaki sebuah jaman lapuk yang tak ada lagy kemarau..
Seperti kehidupan sunyi yang tak berdampingan dengan merpati
Dan aku mulai berubah menjadi puisi
Kubiarkan sajak menyetubuhiku
Kujeritkan tentang rasaku
Sembari kunikmati setiap jengkal saat bersenggama dengan kata
Langganan:
Postingan (Atom)


