Senja kini mulai mendung,, kembali lagi menunggu pagi..
Menunggu dalam lorong-lorong itu...
Menunggu dalam labirin labirin penuh doa..
Saat ia mulai menghilang dalam seberkas cahaya putih..
lantunan ini tak akan pernah padam..
Seperti hujan yang menggetarkan alam,,
Saat semua berdoa dan aku tersenyum mengiringinya..
Saat semua terlelap, aku tergugah kembali untuk melakukan sujud panjang pada sepertiga malam..
Terkadang lelah, sangat lelah menjalani semua proses, sandungan, hujan, badai, yang berharap mendatangkan kebahagiaan,,
Lelah terus menerus seperti ini..
Ingin melepas taun yang sangat panjang..
Penuh cobaan, ujian, rintangan, tangis, tawa,
Ingin terlepas dari semua...
Tapi hujan tadi malam melarutkan semua rasa itu..
Datang dengan lantang saat rinduku mulai basah...
Menemani mimpi hingga embun berganti sinar mentari..
Merayu segala topangan ku yang mulai lapuk untuk tetap bertahan..
Bertahan dalam sebuah proses
Bertahan dalam poros dunia yang entah berputar tiada henti
Bertahan dalam kehidupan yang semakin meronta..
Jumat, 28 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
Be Your Self ^_^
Menjadi
karang-lah, meski tidak mudah. Sebab ia ‘kan menahan sengat binar mentari yang
garang. Sebab ia ‘kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa
kenal lelah. Sebab ia ‘kan melawan bayu yang keras menghembus dan menerpa
dengan angin yang coba membekukan. Sebab ia ‘kan menahan hempas
badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya.
Sebab ia ‘kan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus. Sebab ia
‘kan tegak berhari-hari,bertahun-tahun, beradab-abad, tanpa rasa jemu dan
bosan.
Menjadi
pohon-lah yang tinggi menjulang, meski itu tak mudah. Sebab ia ‘kan tatap tegar
bara mentari yang terus menyala tiap siangnya. Sebab ia ‘kan meliuk
halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi
gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab
ia ‘kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia ‘kan berikan
bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan memberikan tempat naungan
bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat
berlindung dengan rindang daun-daunnya.
Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan
sedikit kecipaknya, ia akan menggetarkan ujung samudera. Sebab besar tubuhnya
‘kan menakutkan musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat
tenang laut dan seisinya.
Menjadi
elang-lah, dengan sgala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia
harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana
untuk mengenal medannya. Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala
penjuru. Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh. Sebab ia harus
kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya. Sebab ia harus menukik tajam
mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap
yang membentang gagah.
Menjadi
melati-lah, meski tampak tak berwarna. Sebab ia ‘kan tebar harum wewangian
tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab
ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi
hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah
segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi.
Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah
dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karna pahami
hakikat hidupnya.
Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia
berada di dasar samudera yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh
tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah di
pandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang
hitam.
Menjadi kupu-kupu-lah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses yang sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari sgala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.
![]() |
| Pohon |
![]() |
| Paus Biru |
![]() |
| Elang |
![]() |
| Melati Putih |
![]() |
| Mutiara |
![]() |
| Kupu-Kupu Biru |
Menjadi kupu-kupu-lah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses yang sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari sgala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.
Karang akan hadapi hujan, terik sinar mentari,
badai, juga gelombang. Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh,
melayang tinggi dan tak pernah lelah untuk terus mengembara dengan
bentangan sayapnya. Paus akan menggetarkan samudera hanya dengan sedikit
gerakan. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu
berusaha menaungi. Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaanya, meski tak
terhitung pula bunga-bunga lain dengan sgala kecantikannya. Kupu-kupu
berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan. Mutiara tak memudar
kelam, meski pekat lingkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.
Tapi karang menjadi kokoh dengan sgala ujian. Elang
menjadi tangguh, tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo
bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnya dalam luas samudera.
Pohon tetap menjadi naungan meski ia hadapi beribu gangguan. Melati menjadi
bijak dengan dada yang lapang dan justru terlihat indah dengan sgala
kesederhanaannya. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan
panjang dalam kesendirian.
Menjadi apapun dirimu..., bersyukurlah selalu. Sebab
kau yang paling tahu siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatannmu. Sebab kau
sadari kelemahanmu.
Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus
yang besar, pohon yang menjulang dengan akar menghujam, melati yang senantiasa
mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi,
tetaplah sadari kehambaanmu.
(Anonim)
Kupu - Kupu Berwarna Biru
Rasa cinta seperti gas yang mengisi gelembung udara yang
berwarna-warni agar bisa terbang ke langit. Dan rasa sakit serta patah
hati adalah tekanan yang membuat gelembung udara itu bisa mengembang
dan mengisi seluruh ruang di dalamnya dengan perasaan cinta yang
lebih luas dan lebih tulus. Ini semua adalah rangkaian yang dapat
mengisi ruang di dalam hati kita. Tidak peduli siapapun dirimu,
apapun kualitas luarmu, yang terpenting adalah kualitas di dalam
dirimu.
Seperti gelembung-gelembung yang bercahaya, lepaskan segala bebanmu, biarkan rasa sakit dan luka-luka itu menguap dari hatimu dan terbang ke langit. Lepaskan semua rasa sedih, kecewa dan sakit di dada. Belailah rasa sakit itu dengan lembut, keluarkan dia dari dalam hatimu dengan hati-hati, selimuti luka itu dengan selubung waktu dan biarkan waktu yang akan menyembuhkan luka-luka yang masih tersisa di dalam dirimu...
Milikilah rasa Syukur, ketulusan dan keikhlasan. Seperti seberkas cahaya yang ada di dalam diri, keikhlasan adalah harapan baik yang nyata.Keikhlasan adalah buah dari ketulusan.Jika Anda tulus, maka akan sangat mudah untuk ikhlas dan ketika sudah ikhlas yang tersisa hanyalah rasa syukur kehadapanNya.
Tiga hal ini akan menimbulkan ketenangan di dalam hatimu. Ketenangan dan kenyamanan yang membuat dirimu dapat berpikir jernih dan memandang hidup lebih luas. Hidup ini Indah, jika kamu benar-benar meyakininya dengan sepenuh hati. Dengarkanlah kata hatimu, nyalakanlah cahaya dari dalam dirimu, sekecil apapun itu, lama- kelamaan cahaya itu pasti akan bersinar terang dan menerangi jalanmu.
.•´¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸.•´ (¸.•´ .•´ ¸¸.•¨¯`•.❀✿ ƸӜƷ ƸӜƷ ƸӜƷ ❀✿
LEPASKANLAH BEBAN DI DALAM HATIMU
BAGAIKAN HEMBUSAN NAFAS YANG MENERBANGKAN KUPU-KUPU BERWARNA BIRU
Seperti gelembung-gelembung yang bercahaya, lepaskan segala bebanmu, biarkan rasa sakit dan luka-luka itu menguap dari hatimu dan terbang ke langit. Lepaskan semua rasa sedih, kecewa dan sakit di dada. Belailah rasa sakit itu dengan lembut, keluarkan dia dari dalam hatimu dengan hati-hati, selimuti luka itu dengan selubung waktu dan biarkan waktu yang akan menyembuhkan luka-luka yang masih tersisa di dalam dirimu...
Milikilah rasa Syukur, ketulusan dan keikhlasan. Seperti seberkas cahaya yang ada di dalam diri, keikhlasan adalah harapan baik yang nyata.Keikhlasan adalah buah dari ketulusan.Jika Anda tulus, maka akan sangat mudah untuk ikhlas dan ketika sudah ikhlas yang tersisa hanyalah rasa syukur kehadapanNya.
Tiga hal ini akan menimbulkan ketenangan di dalam hatimu. Ketenangan dan kenyamanan yang membuat dirimu dapat berpikir jernih dan memandang hidup lebih luas. Hidup ini Indah, jika kamu benar-benar meyakininya dengan sepenuh hati. Dengarkanlah kata hatimu, nyalakanlah cahaya dari dalam dirimu, sekecil apapun itu, lama- kelamaan cahaya itu pasti akan bersinar terang dan menerangi jalanmu.
.•´¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸.•´ (¸.•´ .•´ ¸¸.•¨¯`•.❀✿ ƸӜƷ ƸӜƷ ƸӜƷ ❀✿
LEPASKANLAH BEBAN DI DALAM HATIMU
BAGAIKAN HEMBUSAN NAFAS YANG MENERBANGKAN KUPU-KUPU BERWARNA BIRU
The Lightseeker
Tidak selamanya awan gelap itu buruk, walaupun membawa mendung yang
menyebabkan hujan dan terkadang disertai suara guntur dan petir,
semuanya itu adalah proses alam untuk membersihkan langit dan bumi.
Ketika hujan turun, langit akan dibersihkan dari segala kotoran dan debu, dan bumipun akan menerima guyuran air hujan yang menyegarkan.
Tanaman akan terasa lebih segar saat hujan dan beberapa makhluk merayakan datangnya hujan dengan suka cita. Hal ini memberi makna bahwa di balik mendung tersimpan suka cita dan kegembiraan. Terkadang kita bisa melihat pelangi setelah hujan. Dan Pelangi hanya dapat muncul ketika langit dibasahi oleh tetesan hujan.
“Betapapun menyedihkan dan memilukannya kehidupan kita saat ini, jangan menyerah dan jangan putus asa. Bertahanlah, sebisa mungkin bertahanlah. Dengan sisa-sisa tenagamu dan harapan akan masa depan yang lebih baik, bertahanlah. Demi semua orang-orang yang menyayangimu dan atas nama sang pemilik kehidupan, bertahanlah.”
Apa yang kau cari, sedang mencarimu
jangan bersedih, segala yang hilang darimu
datang dalam bentuk lain
Seperti celah-celah retak dalam kehidupan
Luka, sakit hati dan patah hati
adalah tempat di mana Cahaya dapat memasuki jiwamu
Di mana ada reruntuhan
di sana ada harapan terdapatnya harta karun
Abaikan apapun yang membuatmu takut dan bersedih
Bertahanlah dengan segenap kekuatan
Miliki keyakinan kuat akan masa depan yang cerah.
Semoga malaikat mengirimkan yang terbaik untukmu,
dimanapun kamu berada, dalam keadaan apapun kamu saat ini...
Setiap orang pernah merasakan kegelapan hidup, setiap orang pernah berada di lembah itu, lembah yang curam dan dalam. Beberapa orang menyerah, namun hampir semuanya sanggup bertahan dan mencoba mendaki jurang itu, setapak-demi setapak, dengan keyakinan yang kuat dan harapan, mereka sanggup melampaui jurang itu dan akhirnya mencapai dataran tinggi dimana sepanjang mata memandang terhampar langit yang luas. Langit yang luas dan tak terbatas ini adalah langit yang berada di dalam diri kita, potensi dan kemampuan yang baru kita sadari setelah melewati gelap dan suramnya hidup...
Ketika hujan turun, langit akan dibersihkan dari segala kotoran dan debu, dan bumipun akan menerima guyuran air hujan yang menyegarkan.
Tanaman akan terasa lebih segar saat hujan dan beberapa makhluk merayakan datangnya hujan dengan suka cita. Hal ini memberi makna bahwa di balik mendung tersimpan suka cita dan kegembiraan. Terkadang kita bisa melihat pelangi setelah hujan. Dan Pelangi hanya dapat muncul ketika langit dibasahi oleh tetesan hujan.
“Betapapun menyedihkan dan memilukannya kehidupan kita saat ini, jangan menyerah dan jangan putus asa. Bertahanlah, sebisa mungkin bertahanlah. Dengan sisa-sisa tenagamu dan harapan akan masa depan yang lebih baik, bertahanlah. Demi semua orang-orang yang menyayangimu dan atas nama sang pemilik kehidupan, bertahanlah.”
Apa yang kau cari, sedang mencarimu
jangan bersedih, segala yang hilang darimu
datang dalam bentuk lain
Seperti celah-celah retak dalam kehidupan
Luka, sakit hati dan patah hati
adalah tempat di mana Cahaya dapat memasuki jiwamu
Di mana ada reruntuhan
di sana ada harapan terdapatnya harta karun
Abaikan apapun yang membuatmu takut dan bersedih
Bertahanlah dengan segenap kekuatan
Miliki keyakinan kuat akan masa depan yang cerah.
Semoga malaikat mengirimkan yang terbaik untukmu,
dimanapun kamu berada, dalam keadaan apapun kamu saat ini...
Setiap orang pernah merasakan kegelapan hidup, setiap orang pernah berada di lembah itu, lembah yang curam dan dalam. Beberapa orang menyerah, namun hampir semuanya sanggup bertahan dan mencoba mendaki jurang itu, setapak-demi setapak, dengan keyakinan yang kuat dan harapan, mereka sanggup melampaui jurang itu dan akhirnya mencapai dataran tinggi dimana sepanjang mata memandang terhampar langit yang luas. Langit yang luas dan tak terbatas ini adalah langit yang berada di dalam diri kita, potensi dan kemampuan yang baru kita sadari setelah melewati gelap dan suramnya hidup...
Light for The World-Lightseeker
Biarpun dunia terasa berat dan
tidak adil, penderitaan dan sakit yang tak tertahankan,..
Walaupun dunia gelap dan masa depan tampak suram, walaupun untuk bernafaspun terasa sesak di dada, BERTAHANLAH..!!!
Jalannya kehidupan itu tidak ada yang pasti. Apa yang kita rencanakan terkadang yang terjadi malah sebaliknya.
Apa yang kita pikirkan biasanya berbeda dengan kenyataan.
Hidup tidak selamanya indah, namun bagaimanapun, walau apapun kenyataan yang ada, tetaplah memiliki keteguhan hati dan semangat hidup yang tinggi.
Setiap peristiwa menyedihkan dan menyakitkan hati membukakan pintu-pintu wawasan dan pemahaman. Tidak ada yang perlu disesali ataupun menyerah akan kehidupan.
Hadapi penderitaan yang datang dengan hati yang lapang. Hadapi dgn senyuman yang teduh, memang menyakitkan tapi luka-luka itu sama halnya seperti luka yang dibuat oleh seorang dokter untuk menyembuhkan penyakit yang ada di dalam dirimu.
Luka-luka itu menyembuhkan jiwa. Seperti celah-celah retak, justru dari sanalah cahaya bisa masuk dan menerangi jiwa kita di dalam. Kenalilah dirimu sendiri, maka dirimu akan mengenal alam semesta. Satukan hatimu dengan Sumber cahaya yang menggerakkan alam dan juga dirimu. Ikutilah cahayaNya dan dengarkan suaraNya di dalam hati nuranimu.
Walaupun dunia gelap dan masa depan tampak suram, walaupun untuk bernafaspun terasa sesak di dada, BERTAHANLAH..!!!
Jalannya kehidupan itu tidak ada yang pasti. Apa yang kita rencanakan terkadang yang terjadi malah sebaliknya.
Apa yang kita pikirkan biasanya berbeda dengan kenyataan.
Hidup tidak selamanya indah, namun bagaimanapun, walau apapun kenyataan yang ada, tetaplah memiliki keteguhan hati dan semangat hidup yang tinggi.
Setiap peristiwa menyedihkan dan menyakitkan hati membukakan pintu-pintu wawasan dan pemahaman. Tidak ada yang perlu disesali ataupun menyerah akan kehidupan.
Hadapi penderitaan yang datang dengan hati yang lapang. Hadapi dgn senyuman yang teduh, memang menyakitkan tapi luka-luka itu sama halnya seperti luka yang dibuat oleh seorang dokter untuk menyembuhkan penyakit yang ada di dalam dirimu.
Luka-luka itu menyembuhkan jiwa. Seperti celah-celah retak, justru dari sanalah cahaya bisa masuk dan menerangi jiwa kita di dalam. Kenalilah dirimu sendiri, maka dirimu akan mengenal alam semesta. Satukan hatimu dengan Sumber cahaya yang menggerakkan alam dan juga dirimu. Ikutilah cahayaNya dan dengarkan suaraNya di dalam hati nuranimu.
Me and Little Butterfly
Langit kini jingga.. Anginnya semilir rendah dengan suasana sederhana,, mungkin malam ini udara sedang bersahabat.. menciptakan bait kata dalam kerumunan rasa yang menggumpal..
Sedikit membuka perbincangan dengan sajian yang berselera. Walau telinga slalu sedia untuk menampung bongkahnya.
Kehidupan ini ,, singkat, sarat makna..
Roda kehidupan ini, berputar pesat menurut rotasinya...
dan bahwasanya aku tidak sendrian berjalan dalam dunia fana..
banyak yang mengalami hal-hal yang tak dapat dikira oleh logika..
Terutama perjalanan kehidupan ku dan kupu kecil malam ini..
Tapi, semua itu sarat akan pembelajaraan yang berharga...
Aku menemukan kupu kecil yang malang..
Dalam tumpukan jeraminya, ia terbawa arus hingga ke dermaga..
Ya, dan aku menemukannya malam ini..
Dengan segudang bongkah yang menerpanya..
Datang dengan senja berkabut kelam dimatanya..
Kupu itu tak memberikan banyak kata, tapi aku dapat membacanya..
Tuturnya terbata, dan dengan sabar aku menuntun abjadnya seperty puzzle yang tercerabik rasa..
Berharap kupu kecil itu kembali ke sarang yang nyata, tak terperosok semakin dalam pada jemari jemari yang menyayat nya..
Mungkin senja tadi memberiku sekali lagi pemahaman yang pasti.. membukakan hati yang sempat terkunci rapat, dan entah harus saya letakkan dalam labirin yang mana..
tapi labirin kali ini aku temui.. ditempat persujudan ku yang panjang, dimana aku slalu mempertanyakan atas masa lalu yang seharusnya tak berulang kali aku pertanyakan.. bahwasanya semua ini adalah soal untuk mengukur seberapa besar tingkatanku untuk mampu kembali kepadaNya..
Kupu kecil itu juga butuh waktu.. kelak ia dapatkan tempat yang selayaknya dan kembali dalam perputaran masa yang nyata. Dimana ada kedamaian abadi yang tak perlu lagi disesali..
Maka dapat ku simpulkan bahwa,,malam ini aku blajar meyakini satu hal "Kenyataan tak selalu indah, tapi selalu ada keindahan dibalik setiap kenyataan"
Kita adalah sama.. makhluk Tuhan yang penuh dosa dan ujian.. Aku dan kupu adalah sama, sebuah karya dari tangan sang pencipta ,, hanya dengan soalan dalam kehidupan yang berbeda..
Semangat yaa..
Allah always beside me,, and you ^_^ trust me
Sedikit membuka perbincangan dengan sajian yang berselera. Walau telinga slalu sedia untuk menampung bongkahnya.
Kehidupan ini ,, singkat, sarat makna..
Roda kehidupan ini, berputar pesat menurut rotasinya...
dan bahwasanya aku tidak sendrian berjalan dalam dunia fana..
banyak yang mengalami hal-hal yang tak dapat dikira oleh logika..
Terutama perjalanan kehidupan ku dan kupu kecil malam ini..
Tapi, semua itu sarat akan pembelajaraan yang berharga...
Aku menemukan kupu kecil yang malang..
Dalam tumpukan jeraminya, ia terbawa arus hingga ke dermaga..
Ya, dan aku menemukannya malam ini..
Dengan segudang bongkah yang menerpanya..
Datang dengan senja berkabut kelam dimatanya..
Kupu itu tak memberikan banyak kata, tapi aku dapat membacanya..
Tuturnya terbata, dan dengan sabar aku menuntun abjadnya seperty puzzle yang tercerabik rasa..
Berharap kupu kecil itu kembali ke sarang yang nyata, tak terperosok semakin dalam pada jemari jemari yang menyayat nya..
Mungkin senja tadi memberiku sekali lagi pemahaman yang pasti.. membukakan hati yang sempat terkunci rapat, dan entah harus saya letakkan dalam labirin yang mana..
tapi labirin kali ini aku temui.. ditempat persujudan ku yang panjang, dimana aku slalu mempertanyakan atas masa lalu yang seharusnya tak berulang kali aku pertanyakan.. bahwasanya semua ini adalah soal untuk mengukur seberapa besar tingkatanku untuk mampu kembali kepadaNya..
Kupu kecil itu juga butuh waktu.. kelak ia dapatkan tempat yang selayaknya dan kembali dalam perputaran masa yang nyata. Dimana ada kedamaian abadi yang tak perlu lagi disesali..
Maka dapat ku simpulkan bahwa,,malam ini aku blajar meyakini satu hal "Kenyataan tak selalu indah, tapi selalu ada keindahan dibalik setiap kenyataan"
Kita adalah sama.. makhluk Tuhan yang penuh dosa dan ujian.. Aku dan kupu adalah sama, sebuah karya dari tangan sang pencipta ,, hanya dengan soalan dalam kehidupan yang berbeda..
Semangat yaa..
Allah always beside me,, and you ^_^ trust me
Jumat, 21 Oktober 2011
Rinduku bagai gemericik rintih hujan yang tak kunjung reda..
Bagai bau masa yang terlintas di udara..
Bebas lepas tapi entah tak kutemui raganya...
Dalam doa aku berharap,, ia akan slalu baik-baik saja..
Senja kini mulai memudar, menoreh mendung..
Mendung dengan hawa yang tak pasti..
Anginnya semilir, tapi hangatnya khas..
Seperti hati yang mengambang dalam rasa yang tak tentu arah..
seperti pikir yang terhenti pada labirin yang tak kunjung ku temui jalan akhirnya,,,
Dan pada malam pengharapan yang sempurna,
Dengan kata terbata, aku pasrahkan semuanya..
Hanya menunggu waktu yang memberi kesempatan sekali lagy dari Sang Pencipta
Hingga jalan ini menjadi gersang, dan matahari lelah terbit..
Hingga daun berguguran dan musim dingin pun datang,,
Tapi.. hari ini...
entah kapan musim semi berganti...
Bagai bau masa yang terlintas di udara..
Bebas lepas tapi entah tak kutemui raganya...
Dalam doa aku berharap,, ia akan slalu baik-baik saja..
Senja kini mulai memudar, menoreh mendung..
Mendung dengan hawa yang tak pasti..
Anginnya semilir, tapi hangatnya khas..
Seperti hati yang mengambang dalam rasa yang tak tentu arah..
seperti pikir yang terhenti pada labirin yang tak kunjung ku temui jalan akhirnya,,,
Dan pada malam pengharapan yang sempurna,
Dengan kata terbata, aku pasrahkan semuanya..
Hanya menunggu waktu yang memberi kesempatan sekali lagy dari Sang Pencipta
Hingga jalan ini menjadi gersang, dan matahari lelah terbit..
Hingga daun berguguran dan musim dingin pun datang,,
Tapi.. hari ini...
entah kapan musim semi berganti...
Rabu, 19 Oktober 2011
Rinduku terbebas dari belenggu waktu..
Memutar bulan sabit melengkung indah..
Seindah rasa yang tertanam sejak lama..
Walau pernah tergores bongkah,,,
Tapi hari ini aku bisa menghirup bau asa,,
Asa pengharapan yang baru,,
Seperti pijakan tanah segar yang tersiram hujan tadi sore,.
Lepas dari segala penat yang tak ingin beranjak..
Baunya masih sama..
Seperty pertamakali aku mengenalnya...
trimakasih rasa..
karna aku mencintainya..
Memutar bulan sabit melengkung indah..
Seindah rasa yang tertanam sejak lama..
Walau pernah tergores bongkah,,,
Tapi hari ini aku bisa menghirup bau asa,,
Asa pengharapan yang baru,,
Seperti pijakan tanah segar yang tersiram hujan tadi sore,.
Lepas dari segala penat yang tak ingin beranjak..
Baunya masih sama..
Seperty pertamakali aku mengenalnya...
trimakasih rasa..
karna aku mencintainya..
Senin, 17 Oktober 2011
Tarian Bahagia Di Bawah Rinai Hujan
Rindu ini bagai tarian penghambaan yg sempurna kepada Sang Pencipta. Dalam kurun waktu yang berjalan, hening dalam kebisuan, sesak dalam hirup pengap pada pojok ruang yang menguras habis sgala denyut nadi sehingga menjadikannya labil, aku merindukan hujan.
Rinai hujan yang membebaskan segala kekecewaan terpendam dalam sebuah bongkah dan hanya aq yang mampu menjamah dunia ku seperti senja yang tak kunjung melintangkan pelangi warna..
Seperti embun yang membebaskan sgala pikir ku yang mulai layu, melepaskan dari kurungan penat, lelah dan letih,,tp aku masih mampu tersenyum dan bangkit untuk orang2 yang slalu dihadirkan Tuhan dalam menjaga genggaman bahagia.
Aku bahagia atas berkat Tuhan yang dihadirkan untuk membasahi pijakan tanah ini. Serasa ringan saat aku turut berlaga dalam rinai hujan. Serasa sendiri ku nikmati bersama suara gemericik yang menggembirakan,, Membebaskan bongkah skali lagy saat aku mulai meneteskan air mata. Serasa menyatu dengan tarian bahagia yang tak dapat terlihat dan terjangkau oleh sekitar.Menyatu dalam rintik yang menusuk raga.
Bagai bocah yang tak kenal lelah bermain dan menari dalam tarian bahagia dibawah rinai hujan yang sempurna.
Sangat sempurna...
Sesempurna rinduku dalam rinai hujan yang berakhir dengan embun segar penyejuk jiwa.
Trimakasih Tuhan. atas selipan rasa yg ada ..
Rinai hujan yang membebaskan segala kekecewaan terpendam dalam sebuah bongkah dan hanya aq yang mampu menjamah dunia ku seperti senja yang tak kunjung melintangkan pelangi warna..
Seperti embun yang membebaskan sgala pikir ku yang mulai layu, melepaskan dari kurungan penat, lelah dan letih,,tp aku masih mampu tersenyum dan bangkit untuk orang2 yang slalu dihadirkan Tuhan dalam menjaga genggaman bahagia.
Aku bahagia atas berkat Tuhan yang dihadirkan untuk membasahi pijakan tanah ini. Serasa ringan saat aku turut berlaga dalam rinai hujan. Serasa sendiri ku nikmati bersama suara gemericik yang menggembirakan,, Membebaskan bongkah skali lagy saat aku mulai meneteskan air mata. Serasa menyatu dengan tarian bahagia yang tak dapat terlihat dan terjangkau oleh sekitar.Menyatu dalam rintik yang menusuk raga.
Bagai bocah yang tak kenal lelah bermain dan menari dalam tarian bahagia dibawah rinai hujan yang sempurna.
Sangat sempurna...
Sesempurna rinduku dalam rinai hujan yang berakhir dengan embun segar penyejuk jiwa.
Trimakasih Tuhan. atas selipan rasa yg ada ..
HARIMAU BERBULU DOMBA.!
Denting pagi ini merajuk dalam ruang nyata. Suhu yg menyita, sesak bagai kamar yg penuh dengan barang. Sumpek bagai sampah menumpuk dalam sudut ruang. Yaa, hawa malam ini, Jogja panas sekali...Tapi tidak untuk hati yang menetap dalam sudut pojok labirin. Berdetak labil, saat menatap paras mungil dalam layar flat maya ku...
Sedikit rasa terusik dalam benak yang ingin menerkam sgala caci n maki...Kata2 itu jelas sekali, tp apa layak untuk diutarakan sedemikian rupa dalam pilar maya yg dimiliki? tak mengapa jika rasa itu tak diterima n berubah jadi membenci, tp layak kah tutur mu mengumbar sgala aib, caci, maki , memutar balikkan semua fakta yang ada..
Jahat sekali pikirmu, licik sekali lidahmu, hingga tak ada lagy yang ingin ku ungkap dari dirimu. Stiap manusia melakukan perubahan tidak hanya dari kmauan, tp juga menurut orang yang ada disekitar.
AKu tidak pernah menuntut mu untuk mengerty siapa aku, untuk menghormati setiap keputusanku, untuk mensuport aku,, gak, aku g butuh sama sekali semua itu dr kamu kalao pada akhirnya MULutmu seperty perempuan yg suka menggosip,, justru lebih parah dari sifat seorang perempuan,, pengumbar fitnah,pengumbar aib, dan menjadi pengecut, pecundang, HARIMAU BERBULU DOMBA, ya itulah sosok mu saat ini.
knapa? hanya kau yg merasa benar, puas kah kau tu menghina sgala caci di pilar maya itu.
Aku marah? ya malam ini aku benar marah,, tapi bukan marah karena aku tidak sabar terhadap semua ulah n tingkah laku dgn makian kotor mu itu, tp aku marah atas FITNAH n PENGUMBAR AIB yg slalu saja kau lakukan setiap menit, jam, detik, hingga berganti hari.
Aku punya hak untuk menjaga apa yg mnjadi hak ku.!!
Apa yg kau lakukan slama ini? suport? gak.! yg ada kau itu hanya berdiam diri di kota sebrang, n skrg tanpa alasan memaki n menghina apa yg tlah ku jalani saat ini.
Hidup ku lebih tenang, damaii,, jauh lebih tenang saat kau tidak menyentuh hidup n bongkah yang aku punya.
Aku masih stabil, tp labil dalam mengolah rasa bongkahku. Aq labil merasa pesimis, n menurutku itu masih wajar asal tak ku eksplore dalam laku yang tak layak. Jka memang aq separah yg kau lantunkan menurut pikir licikmu, maav, tak pernah aku memiliki niat ataupun melangkah u/ melanggar batas norma hidupku,, aku masi tau diri dengan batas2 pergaulanku,,walau aku memiliki catatan hitam yg tidak bisa dipungkiri semua org ttg keberadaanku.
Jadi, jaga ucapanmu yg sok suci dalam pilar maya itu.! aq muak dengan topeng mu. yg melempar tinta hitam ke orang lain demi tujuan u/ dinilai sebagai org yg memiliki etiket baik,! bolak balikkan saja kebenaran yang ada,, kebenaran tak pernah BUNGKAM dengan makian kata yg slalu tertoreh.. NIKMATI saja DOSAmu sendiri..
Sedikit rasa terusik dalam benak yang ingin menerkam sgala caci n maki...Kata2 itu jelas sekali, tp apa layak untuk diutarakan sedemikian rupa dalam pilar maya yg dimiliki? tak mengapa jika rasa itu tak diterima n berubah jadi membenci, tp layak kah tutur mu mengumbar sgala aib, caci, maki , memutar balikkan semua fakta yang ada..
Jahat sekali pikirmu, licik sekali lidahmu, hingga tak ada lagy yang ingin ku ungkap dari dirimu. Stiap manusia melakukan perubahan tidak hanya dari kmauan, tp juga menurut orang yang ada disekitar.
AKu tidak pernah menuntut mu untuk mengerty siapa aku, untuk menghormati setiap keputusanku, untuk mensuport aku,, gak, aku g butuh sama sekali semua itu dr kamu kalao pada akhirnya MULutmu seperty perempuan yg suka menggosip,, justru lebih parah dari sifat seorang perempuan,, pengumbar fitnah,pengumbar aib, dan menjadi pengecut, pecundang, HARIMAU BERBULU DOMBA, ya itulah sosok mu saat ini.
knapa? hanya kau yg merasa benar, puas kah kau tu menghina sgala caci di pilar maya itu.
Aku marah? ya malam ini aku benar marah,, tapi bukan marah karena aku tidak sabar terhadap semua ulah n tingkah laku dgn makian kotor mu itu, tp aku marah atas FITNAH n PENGUMBAR AIB yg slalu saja kau lakukan setiap menit, jam, detik, hingga berganti hari.
Aku punya hak untuk menjaga apa yg mnjadi hak ku.!!
Apa yg kau lakukan slama ini? suport? gak.! yg ada kau itu hanya berdiam diri di kota sebrang, n skrg tanpa alasan memaki n menghina apa yg tlah ku jalani saat ini.
Hidup ku lebih tenang, damaii,, jauh lebih tenang saat kau tidak menyentuh hidup n bongkah yang aku punya.
Aku masih stabil, tp labil dalam mengolah rasa bongkahku. Aq labil merasa pesimis, n menurutku itu masih wajar asal tak ku eksplore dalam laku yang tak layak. Jka memang aq separah yg kau lantunkan menurut pikir licikmu, maav, tak pernah aku memiliki niat ataupun melangkah u/ melanggar batas norma hidupku,, aku masi tau diri dengan batas2 pergaulanku,,walau aku memiliki catatan hitam yg tidak bisa dipungkiri semua org ttg keberadaanku.
Jadi, jaga ucapanmu yg sok suci dalam pilar maya itu.! aq muak dengan topeng mu. yg melempar tinta hitam ke orang lain demi tujuan u/ dinilai sebagai org yg memiliki etiket baik,! bolak balikkan saja kebenaran yang ada,, kebenaran tak pernah BUNGKAM dengan makian kata yg slalu tertoreh.. NIKMATI saja DOSAmu sendiri..
Selasa, 11 Oktober 2011
Penghujung Senja
Aku baru saja membaca sebuah kumpulan prosa, sebait kalimat yang entah mengapa membuatku merenung begitu dalam.
Senja...
Ternyata senja begitu banyak memiliki kisahnya...
Senja dan Abu-Abu
adalah sebuah berkas warna penuh kebimbangan
keraguan
tak pasti
Senja dan Langit
adalah sebuah jejak atas pengharapan
doa
dan kerinduan
Senja dan Aku
adalah sebuah ruang sunyi
tempat meletakkan semua penat
dan kembali
bermimpi
Hari ini dan senja tadi...
penat itu telah berada di ruangnya
dan aku mulai merangkai mimpi
yang belum sempat tergenapi di penghujung malam kemarin
mimpi tentang sebuah harapan yang entah terwujud atau tidak
mimpi tentang sebuah pesan singkat dari dia yang dulu pernah sangat berarti
pesan singkat di pergantian hari
hidup itu tak pernah benar-benar benderang seperti siang atauJika hidup memang hanya sebuah senja, lantas mengapa aku bisa jatuh terpuruk begitu dalam? Namun sesekali bisa mendaki ke puncak tertinggi.
bahkan hidup itu tak pernah benar-benar gulita seperti malam
hidup itu ternyata cuma senja
senja tak punya warna yang jelas
senja datangnya cuma sesaat
Senja...
Ternyata senja begitu banyak memiliki kisahnya...
Senja dan Abu-Abu
adalah sebuah berkas warna penuh kebimbangan
keraguan
tak pasti
Senja dan Langit
adalah sebuah jejak atas pengharapan
doa
dan kerinduan
Senja dan Aku
adalah sebuah ruang sunyi
tempat meletakkan semua penat
dan kembali
bermimpi
Hari ini dan senja tadi...
penat itu telah berada di ruangnya
dan aku mulai merangkai mimpi
yang belum sempat tergenapi di penghujung malam kemarin
mimpi tentang sebuah harapan yang entah terwujud atau tidak
mimpi tentang sebuah pesan singkat dari dia yang dulu pernah sangat berarti
pesan singkat di pergantian hari
LoSe
lemah...
adalah saat kutunjukkan kelemahanku
kuat...
adalah saat aku tetap tersenyum menyambut segala luka dan masalah
ikhlas...
adalah saat aku mampu berdamai dengan semua ketidaknyamanan
aku bukan siapa-siapa
aku hanya perempuan yang terus belajar memaknai semua itu
terkadang aku lelah
ingin segera rasakan tercerabut dari dunia yang terkutuk ini
aku lelah terus bertopeng..
bertopeng dalam sosok kebahagiaan yang semu,,
adalah saat kutunjukkan kelemahanku
kuat...
adalah saat aku tetap tersenyum menyambut segala luka dan masalah
ikhlas...
adalah saat aku mampu berdamai dengan semua ketidaknyamanan
aku bukan siapa-siapa
aku hanya perempuan yang terus belajar memaknai semua itu
terkadang aku lelah
ingin segera rasakan tercerabut dari dunia yang terkutuk ini
aku lelah terus bertopeng..
bertopeng dalam sosok kebahagiaan yang semu,,
BLACKSHADOW
Aku terpaku dalam ruang sudut yang berbeda,, Mengkilas balik saat pertamakali aku memasuki dunianya yang sungguh berwarna, memberikan intonasi nada dalam harapan kehidupan yang lebih menjanjikan,, tp tidak sejak malam itu..
Paras itu berubah menjadi kabut hitam gelap,, pekat tak ku kenali lagi sosoknya yg senang berlaga dalam bahagia.. tutur nya berubah menjadi seonggok duri duri kemunafikan yang lebih asli.. pemikiran dan hati tak lagy sejalan dan seimbang, justru lebih keruh dari sebuah air got dan bau melebihi asnereng yang menjijikkan..seperti wujud yang saat ini yang kusebut bagai blackshadow..
ya, seperti pepatah lebih baik memelihara binatang yang mampu menunjukan etiket baik kpd tuannya.. sangat menyakitkan memang bila hingga terdengar sampai "blackshadow" melirik ini...
slalu saja menggerutu terhadap waktu dalam abjad yang dapat tercerna scara global dengan makian hatinya yang sedang memberontak.
Alasan dari perubahan wujudnya adalah bahwasanya terganggu,,terganggu akan pilihan yang jika dapat berlapang hati bahwasanya adalah wajar,, salah jika sosok saya memilih untuk berjalan sendiri dalam status SINGLE tanpa satu malaikat yang "mungkin" merasa mampu menopang apa yg sedang saya simpan.?
kabut gelap itu menolak uluran tangan yang sering dimaknai "friendship" karena sajaknya masih menyimpan sebuah rasa tapi yang ditunjukkan hanya mengumbar aib bagaikan hanya "DIA" makhluk Tuhan yg paling SUCI. Itukah pertunjukan dari sebuah rasa oleh blackshadow? rasa yang berharap ingin dibalas dengan sebuah rasa hati yang sama tapi dibeberkan melalui kata2 hina yang tak patut dan layak untuk dipertimbangkan kembali menurut saya..
HEYY..!!! kau kira hanya hati mu sajakah yg ingin memberontak??? kau kira pemilik hati yang paling suci itu kau??
sungguh benar bahwa Kuasa Tuhan yAng maha membolak balikkan kata dan perasaan..yang Maha membolak balikkan lidahlidah manusia yang berubah menjadi keji dan lebih hina dari apa yg dinilai gila.
tak terlewatkan lagy ancaman-ancaman yang membuatnya merasa lebih berkuasa untuk menghancurkan kehidupan seseorang,, layaknya ia memiliki tangan tangan Tuhan yg berkuasa..
mengungkap rasa hati dengan kata hina yg tak patut didengar, masih patutkah untuk diberi ruang?
Aku trima semua hinaan,, tp Tuhan tidak akan pernah tidur ... karma memang slalu berjalan pada tempatnya bagi orang2 yg lupa apa yg telah ia kerjakan 2 th silam.. kau lupakan? mencampakkan seseorang demi wanita pujaan dgn cara menghilang begitu saja.
Trimakasih telah mengurangi dosadosa ku dengan kata n pikir licikmu...
Trimakasih Tuhan, Kau tunjukan aku sosok aslinya yang sangat menyeramkan,, lebih menyeramkan dari sosok seorang pekerja seks komersial.!
Paras itu berubah menjadi kabut hitam gelap,, pekat tak ku kenali lagi sosoknya yg senang berlaga dalam bahagia.. tutur nya berubah menjadi seonggok duri duri kemunafikan yang lebih asli.. pemikiran dan hati tak lagy sejalan dan seimbang, justru lebih keruh dari sebuah air got dan bau melebihi asnereng yang menjijikkan..seperti wujud yang saat ini yang kusebut bagai blackshadow..
ya, seperti pepatah lebih baik memelihara binatang yang mampu menunjukan etiket baik kpd tuannya.. sangat menyakitkan memang bila hingga terdengar sampai "blackshadow" melirik ini...
slalu saja menggerutu terhadap waktu dalam abjad yang dapat tercerna scara global dengan makian hatinya yang sedang memberontak.
Alasan dari perubahan wujudnya adalah bahwasanya terganggu,,terganggu akan pilihan yang jika dapat berlapang hati bahwasanya adalah wajar,, salah jika sosok saya memilih untuk berjalan sendiri dalam status SINGLE tanpa satu malaikat yang "mungkin" merasa mampu menopang apa yg sedang saya simpan.?
kabut gelap itu menolak uluran tangan yang sering dimaknai "friendship" karena sajaknya masih menyimpan sebuah rasa tapi yang ditunjukkan hanya mengumbar aib bagaikan hanya "DIA" makhluk Tuhan yg paling SUCI. Itukah pertunjukan dari sebuah rasa oleh blackshadow? rasa yang berharap ingin dibalas dengan sebuah rasa hati yang sama tapi dibeberkan melalui kata2 hina yang tak patut dan layak untuk dipertimbangkan kembali menurut saya..
HEYY..!!! kau kira hanya hati mu sajakah yg ingin memberontak??? kau kira pemilik hati yang paling suci itu kau??
sungguh benar bahwa Kuasa Tuhan yAng maha membolak balikkan kata dan perasaan..yang Maha membolak balikkan lidahlidah manusia yang berubah menjadi keji dan lebih hina dari apa yg dinilai gila.
tak terlewatkan lagy ancaman-ancaman yang membuatnya merasa lebih berkuasa untuk menghancurkan kehidupan seseorang,, layaknya ia memiliki tangan tangan Tuhan yg berkuasa..
mengungkap rasa hati dengan kata hina yg tak patut didengar, masih patutkah untuk diberi ruang?
Aku trima semua hinaan,, tp Tuhan tidak akan pernah tidur ... karma memang slalu berjalan pada tempatnya bagi orang2 yg lupa apa yg telah ia kerjakan 2 th silam.. kau lupakan? mencampakkan seseorang demi wanita pujaan dgn cara menghilang begitu saja.
Trimakasih telah mengurangi dosadosa ku dengan kata n pikir licikmu...
Trimakasih Tuhan, Kau tunjukan aku sosok aslinya yang sangat menyeramkan,, lebih menyeramkan dari sosok seorang pekerja seks komersial.!
Langganan:
Postingan (Atom)






















