Selasa, 14 Mei 2013

Debu

Tulisan ini ku buat tepat pada tanggal 7 Mei 2013, saat menapaki perjalanan menuju muara yang selalu ku rindukan.. 

J.o.g.j.a

Aku menelusuri rel-rel besi ini sekali lagi. Hawanya sama saat ku tinggalkan aspal-aspal hitam yang gersang. Melanjutkan hidupku hingga ke seberang. Serasa aku tak ingiin kembali dan terus bergerak mencari jati diri. 

Dalam gerbong ini, aku duduk menepi. Memandangi pohon dan rumput hijau. Sepanjang perjalanan ini, sebanyak dosa yang tak habis ku lakukan dalam perjalanan hidupku. Tubuhku penuh debu berselimut noda, bertahtakan hina.

Berapa banyak ratapan yang ku buat. Sesekali ku teteskan rasa penyesalan. Tapi waktu terus berjalan.
Aku tau saatnya melakukan perubahan. Melanjutkan semua yang pernah ku tinggalkan hanya karena sebuah keegoisan dan ambisi semu. Debu ini hanya menjadi puing - puing pembelajaran. Pembelajaran yang sangat berharga.

Dan, kehidupan barupun dimulai dengan berteman dua kata.. move on

Yaa, sekali lagi. Menata debu yang berserak dengan bantuan angin keikhlasan dan ketulusan jiwa.