Senin, 17 Oktober 2011

Tarian Bahagia Di Bawah Rinai Hujan

Rindu ini bagai tarian penghambaan yg sempurna kepada Sang Pencipta. Dalam kurun waktu yang berjalan, hening dalam kebisuan, sesak dalam hirup  pengap pada pojok ruang yang menguras habis sgala denyut nadi sehingga menjadikannya labil, aku merindukan hujan.



Rinai hujan yang membebaskan segala kekecewaan terpendam dalam sebuah bongkah dan hanya aq yang mampu menjamah dunia ku seperti senja yang tak kunjung melintangkan pelangi warna..



Seperti embun yang membebaskan sgala pikir ku yang mulai layu, melepaskan dari kurungan penat, lelah dan letih,,tp aku masih mampu tersenyum dan bangkit untuk orang2 yang slalu dihadirkan Tuhan dalam menjaga genggaman bahagia.

Aku bahagia atas berkat Tuhan yang dihadirkan untuk membasahi pijakan tanah ini. Serasa ringan saat aku turut berlaga dalam rinai hujan. Serasa sendiri ku nikmati bersama suara gemericik yang menggembirakan,, Membebaskan bongkah skali lagy saat aku mulai meneteskan air mata. Serasa menyatu dengan tarian bahagia yang tak dapat terlihat dan terjangkau oleh sekitar.Menyatu dalam rintik yang menusuk raga.

Bagai bocah yang tak kenal lelah bermain dan menari dalam tarian bahagia dibawah rinai hujan yang sempurna.



Sangat sempurna...

Sesempurna rinduku dalam rinai hujan yang berakhir dengan embun segar penyejuk jiwa.

Trimakasih Tuhan.  atas selipan rasa yg ada ..

Tidak ada komentar: