Senin, 17 Oktober 2011

HARIMAU BERBULU DOMBA.!

Denting pagi ini merajuk dalam ruang nyata. Suhu yg menyita, sesak bagai kamar yg penuh dengan barang. Sumpek bagai sampah menumpuk dalam sudut ruang. Yaa, hawa malam ini, Jogja panas sekali...Tapi tidak untuk hati yang menetap dalam sudut pojok labirin. Berdetak labil, saat menatap paras mungil dalam layar flat maya ku...
Sedikit rasa terusik dalam benak yang ingin menerkam sgala caci n maki...Kata2 itu jelas sekali, tp apa layak untuk diutarakan sedemikian rupa dalam pilar maya yg dimiliki? tak mengapa jika rasa itu tak diterima n berubah jadi membenci, tp layak kah tutur mu mengumbar sgala aib, caci, maki , memutar balikkan semua fakta yang ada..

Jahat sekali pikirmu, licik sekali lidahmu, hingga tak ada lagy yang ingin ku ungkap dari dirimu. Stiap manusia melakukan perubahan tidak hanya dari kmauan, tp juga menurut orang yang ada disekitar.
AKu tidak pernah menuntut mu untuk mengerty siapa aku, untuk menghormati setiap keputusanku, untuk mensuport aku,, gak, aku g butuh sama sekali semua itu dr kamu kalao pada akhirnya MULutmu seperty perempuan yg suka menggosip,, justru lebih parah dari sifat seorang perempuan,, pengumbar fitnah,pengumbar aib, dan menjadi pengecut, pecundang, HARIMAU BERBULU DOMBA, ya itulah sosok mu saat ini.

knapa? hanya kau yg merasa benar, puas kah kau tu menghina sgala caci di pilar maya itu.

Aku marah? ya malam ini aku benar marah,, tapi bukan marah karena aku tidak sabar terhadap semua ulah n tingkah laku dgn makian kotor mu itu, tp aku marah atas FITNAH n PENGUMBAR AIB yg slalu saja kau lakukan setiap menit, jam, detik, hingga berganti hari.

Aku punya hak untuk menjaga apa yg mnjadi hak ku.!!

Apa yg kau lakukan slama ini? suport? gak.! yg ada kau itu hanya berdiam diri di kota sebrang, n skrg tanpa alasan memaki n menghina apa yg tlah ku jalani saat ini.
Hidup ku lebih tenang, damaii,, jauh lebih tenang saat kau tidak menyentuh hidup n bongkah yang aku punya.
Aku masih stabil, tp labil dalam mengolah rasa bongkahku. Aq labil merasa pesimis, n menurutku itu masih wajar asal tak ku eksplore dalam laku yang tak layak. Jka memang aq separah yg kau lantunkan menurut pikir licikmu, maav, tak pernah aku memiliki niat ataupun melangkah u/ melanggar batas norma hidupku,, aku masi tau diri dengan batas2 pergaulanku,,walau aku memiliki catatan hitam yg tidak bisa dipungkiri semua org ttg keberadaanku.

Jadi, jaga ucapanmu yg sok suci dalam pilar maya itu.! aq muak dengan topeng mu. yg melempar tinta hitam ke orang lain demi tujuan u/ dinilai sebagai org yg memiliki etiket baik,! bolak balikkan saja kebenaran yang ada,, kebenaran tak pernah BUNGKAM dengan makian kata yg slalu tertoreh.. NIKMATI saja DOSAmu sendiri..

Tidak ada komentar: