Kamis, 08 Desember 2011

Long Last

Menyambut pagy dengan tarian derai air yang serentak turun dari langit,,Tarian yang membawa hawa yang merasuk hingga ke sela2 persendianku,, memeluk erat kain yang lembut dan menghangatkan tubuh,, yaa, dan pada akhirnya embun kembali datang melalui resapan kaca di balik jeruji tralis kamar ini...
Dengan mimpi yang menoreh cerita pda lembar usang yang tak nyata, tak dapat ku sentuh dan ku raih sehingga saat ku membuka mata, smw hampa..

Tak ada matahari pagi ini, seperty harap yang selalu saja menghampiri hati dalam kesunyian jiwa.. Entah dimana saya cari lagi puing2 dulu yang pernah menyatu n menjadikan mentari itu ada.

Ingin mengejar pelangi, yang tak dapat tergapai saat aku membuka mata,, ingin mencubit awan yang tak dapat ku rengkuh dengan segala puing di dasar kalbu,, ingin memeluk hujan saat semua tercecer n tak dapat ku rangkai dalam satu

hanya ada desau angin, rintik gerimis, kemilau senja, sunyi malam, kerlip bintang dan selengkung bulan yang menemani saya disini…  




Lalu kmana seorang diri ini berlari??

Hanya menapaki sebuah jaman lapuk yang tak ada lagy kemarau..

Seperti kehidupan sunyi yang tak berdampingan dengan merpati

Dan aku mulai berubah menjadi puisi

Kubiarkan sajak menyetubuhiku

Kujeritkan tentang rasaku

Sembari kunikmati setiap jengkal saat bersenggama dengan kata


Tidak ada komentar: