Minggu, 28 April 2013

Asa Romansa

Aku merindukan kedamaian yang gersang..
Rindu akan semilir angin yang dibawakan oleh rintik hujan yang menawan..

Aku menyesal..
Menyesal bagai butiran debu yang berdesir di padang gurun yang datar..
Menyesal mengapa dawai yang ku mainkan begitu usang hingga ku lupakan notasi nada yang seharusnya..

Aku hilang ingatan saat damai itu datang..
Aku melupakan tarian indah saat aku membaginya dengan rintik yang selalu ada..
Selalu setia dalam sela-sela hari yang dengan rutinitasnya ia tak pernah melupakan ku..


Aku jenuh akan penantian..
Serasa ingin melepaskan rudal dari pelatuknya..
mengecewakan matahari yang terbit dan bulan yang berganti..

aku ingin rotasiku berputar terbalik..
hari dan rutinitas ku repeat..
Bagai lagu yang tak kunjung selesai saat aku ingin mengulanginya kembali..



Aku lalai..
Lalai akan suatu kodrat..
Lalai akan suatu tanggungjawab,,

hingga tarian itu tak ada lagi menemaniku.. hingga semua luluh lantak ibarat hujatan yang tersembunyi dalam sebuah jubah yang kugunakan..

Hanya beberapa yang mengerti ceritaku..
Sisanya mengenal nama ku..
Tapi tidak dengan rasa, asa dan history dari perjalanan hidupku...

Hanya "Dia" yang tau dan mampu melakukan segalanya menurut kehendakNya
Seperti perputaran laju hidup yang ku jalani
Hingga detik ini

Tidak ada komentar: