Senin, 29 April 2013

290413

Lirik ini tak bertuan sejak pertama kali ku toreh dengan tinta-tinta hitam.. Saat pertama kali move dalam bingkai maya ini menjadi sedikit berwarna kala kau membacanya.. Dalam rentang waktu berjalan tak kusangka menoreh luka dan kecewa pada hati yang mulia.. Debu ini semakin kabut, rasa ini semakin kalut akan kesalahan-kesalahan yang hadir menaungi kisah klasik dulu.

Jaman ini telah berbeda, saat melupakan janji-janji yang pernah tertuang dan terselip dusta. Tak hanya satu sisi sja, tapi banyak kemungkinan2 dluar sana yang mungkin melakukannya. Pikiran ini terpaut pada sebuah bingkai usang yang tak lagi dapat tersentuh hatinya. Menyingkirkan debu, dan menatapnya hampa.

Mungkin dengan pergantian masa, ia temukan seseorang yg lebih baik dari sekedar baik. "Dew" masih teringat jelas saat pertama kali ku buka lembaran2 itu. Dari sekedar menatap, dan sedikit bisa mengkomunikasikan kata yang belum sempat terpaut. Tapi pada pertengahan jalan tali itu terputus diperjalanan.

Ya.. mungkin belum masanya .. :)

Back to my next story..

Dalam sudut 4x4 ini masih merenungi apa yang harus dimulai. Dengan alunan melodi seperti malam2 sebelumnya yang sempat tertinggal setaun belakangan ini. Kali ini kembali menjadi seperti dulu dengan sedikit ruang yang berbeda untuk menemani. Tak ada fentilasi, tak ada udara segar dan tak bisa meraskaan kehairan embun. Terpenjara dalam ruangan tanpa oksigen alami.


Jenuh akan suara gemericik air keran dan bau bumbu yang tak sesedap baunya.. Tapi semenjak mereka ikut berperan dalam kota gersang ini, rasa jenuh itu sedikit terobati. Tak ada yang lebih setia daripada keluarga dan sahabat seperti mereka. 

Saat merindukan kota sejuk itu, dengan kebersamaan bersama mereka tak pernah merasa jengah untuk terus berusaha , n tak gentar untuk menyelesaikan sebuah tanggung jawab dsni.
:) love u.. for our friendship (neng ayas n oyin dakocan)

Tidak ada komentar: