Selasa, 10 Mei 2011
Sajaknya ingin merawat dan menjaga lelapnya malam disamping wajahnya yg mulai usang..
Merintih kesakitan setiap petang menjelang... bahkan bola matanya mengrenyit saat rasa itu datang..
Ntah apa yang harus ku lakukan,, takut kehilangan... tapi ku tak bisa menunjukkan rasa kegelisahan yang mendalam,,, saat menunggu di dalam lorong yg menyimpan rasa gelisah tak pasti,, hanya memandang ke langit luar, hingga ruang darurat itu menghadirkan jawaban ketenangan...
Tuhan,, sungguh banyak cobaan yg Kau berikan,,, hingga menjadi sosok sebatang kara dalam kehidupan...
Tuhan,,, aku hanya bisa meminta untuk mengurangi sedikit rasa yang tak nyaman,,
APabila sakit itu adalah ujian, hanya berharap itu tak menjadi beban,,
hingga menjadi sebuah pembelajaran agar beliau tetap tegar...
mungkin aku tak bisa merasakan apa yg bliau rasakan,,, tp slalu pinta ku pada Tuhan,, smoga bliau diberi kekuatan dan kesembuhan hingga bisa menikmati kebahagiaan bersama dihari mendatang..
salam sayang papa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
**seandainya yang dirasakan juga saya rasakan..ntah seperti apa akan ku perbuat..but I Just think..apapun yang terbaik dengan seluruh tenaga yang ku miliki..akan kuberikan untuk dirinya..demi hadirkan sebuah senyuman di setiap detik harinya..amin Insya Allah..everything Its gonna be allright**
amien,,, ^_^
Posting Komentar