Raga yang lemah dimata Maha Pencipta, yang begitu angkuh, yang selalu menerabas idealis n egosentrisnya. Keluar bagai helai kain putih dari lingkar rahim yang suci. Seiring perputaran masanya yang bermetamorfosa. Melalui fase-fase yang merubahnya menjadi lusuh terbengkalai. Kembalilah jalan kebenaran yang menjadi akhir dari segala pertapakan yang tak pasti.
Bangkit dari naluri yang tumbuh melalui metamorfosa dalam perputaran masa fananya. Untuk ilusi yang akan terealisasi dalam fase lusuh sebelumnya.
Kepada Maha Pencipta, inilah raga yang seraya kan tanggal dalam masaNya.. Dengan ketentuanNya yang berlaku adil. Yang pada akhirnya, semua metamorfosa dan segala fase yang telah terlewati kembali kepadaMu.
Penulis: Altesa Yunistira
Editor: FS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar