Lama tak kudengar kicau burung camar, tak ku cumbu bau tanah segar...
Sengat n memanas.. kali ini ku rasa.. untuk kesekian kali.. untuk sesuatu yang dipaksakan..
Egosentris n moralitas yang terabaikan...
Entah memulai "more story" ini drmn... Lelah untuk sebuah bongkah saat aku menemukannya yang kesekian kalinya. Buat apa kemudian slama ini janji, komitmen dan perjuangan.? Hancur hanya karna kebohongan dan penghianatan..
Ingin ku tata.. tp entah menyusun awalnya dari mana.. The Last My Cry in front of you..
Tangisanku bukan karna aq cengeng, bukan karna aku meminta belas kasih mu untuk dikembalikan dan ditimang layaknya bocah yang kehilangan mainannya.. Tangisin ini ungkapan lelah yang tak tertahankan, kekesalan yang terakumulasikan akan kebohongan dan penghianatan, bongkah yang tertanam tak dapat tereksploitasi karna memang terlalu usang ku diamkan dalam sudut pojok labirin dsebrang sana.
Tangisan ini hanya ungkapan bahwa sesungguhnya dsaat aku kehilanganpun, pada akhirnya memang sudah tidak ada satupun yang dimiliki. Dalam wujud ada maupun maya.
And the last my cry... i wish nothing again.. just keep smile n struggle..
vhee.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar